Metro Suara.com- Gubernur Arinal Djunaidi menerima Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI ke Provinsi Lampung dalam rangka Reses Masa Sidang V tahun 2021-2022, di Mahan Agung, Rabu (13/7).
Hadir dalam kunjungan kerja ke Provinsi Lampung Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin, Anggota Komisi IV DPR RI diantaranya Firman Soebagyo, Hermanto, Luluk Nur Hamidah, Dwita Ria Gunadi, Hanan Rozak, Vita Ervina, Maria Lestari, Ema Umiyyatul Chusnah, dan Endang Setyawati Thohari.
Hadir juga Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Dirjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan, Sekjen Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ketua DPRD Provinsi Lampung, Wakapolda Lampung, Dirut Pusri, Kepala BPTP Lampung, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.
Pada kesempatan tersebut Gubernur menyampaikan berbagai capaian pembangunan yang dilaksanakan di Provinsi Lampung, kinerja pembangunan Ekonomi daerah juga tetap baik meskipun di tahun 2021 pandemi Covid-19 masih terjadi. Hal ini ditandai dengan indikator pertumbuhan ekonomi Lampung yang terus semakin membaik sepanjang tahun 2021.
Sementara itu Komisi IV DPR RI saat bertemu Gubernur Lampung bersama jajaran menyampaikan dukungannya pada pembangunan berbagai sektor yang dilaksanakan di Provinsi Lampung.
Terkait Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Sudin meminta kepada pemerintah daerah untuk membantu memberikan data yang valid dan akurat terkait jumlah ternak yang terinfeksi PMK agar tidak menjadi momok bagi masyarakat.
Sudin juga meminta Kementan melalui Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan untuk mendukung Lampung dalam penanganan PMK, yaitu berupa bantuan vaksin, obat-obatan, dan vitamin.
Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin juga meminta komitmen Dirjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan TB Haeru Rahayu untuk membantu Provinsi Lampung terkait pengembangan Balai Benih Air Tawar di Mesuji.
Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo, memberikan apresiasi kepada Gubernur Lampung yang telah menyampaikan secara rinci terkait berbagai capaian dan masalah pembangunan sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan kehutanan di Provinsi Lampung.
Baca Juga: Pemerintah Tingkatkan Kemitraan PIDI 4.0 Guna Akselerasi Digitalisasi Industri
Firman juga menyebutkan bahwa Provinsi Lampung saat ini merupakan penyokong atau penyangga pangan nasional. Untuk itu, Firman mengatakan bahwa kunjungan kerja Komisi IV DPR RI ini untuk membangun komitmen, menyerap berbagai aspirasi dan memberikan dukungan agar Lampung menjadi salah satu Provinsi Penyangga Pangan Nasional.
"Konsumen pangan terbesar, baik itu beras daging dan sebagainya adalah Pulau Jawa. Penyangga pangan nasional didominasi oleh lima provinsi, yaitu NTB, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan. Akhir-akhir ini, Lampung sudah masuk dalam lima besar," kata Firman.
Sementara itu Anggota Komisi IV DPR RI Lulu Hamid mengapresiasi Gubernur Lampung terkait penurunan angka stunting tahun 2021 yang sangat mengesankan dan signifikan (berdasar data SSGI turun 26,26% dibanding tahun 2019, red-), sementara di daerah lain di periode yang sama justru terjadi kenaikan.
Di akhir acara, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian menyerahkan bantuan Vaksin PMK tahap II kepada Gubernur Lampung sebanyak 50.000 dosis
Berita Terkait
-
PT TMS Tak Patuhi Putusan PTUN, Anggota Komisi VII DPR Minta Menteri ESDM Evaluasi Seluruh Izin Tambang di Pulau Sangihe
-
Duet Puan Maharani Dan Anies Baswedan Dinilai Ide Bagus Tapi Sulit Terwujud
-
Irjen Ferdy Sambo Diminta Dinonaktifkan, Komisi III DPR: Jangan Dong! Belum Jelas Salahnya
-
DPR RI Sahkan RUU PAS Jadi Undang-undang
-
Sah! DPR RI Sahkan RUU PAS Jadi Undang-undang
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Here We Go! Mees Hilgers Sudah Bisa Lari Lagi, Siap Bela Timnas Indonesia?
-
Jusuf Kalla Ajak Seluruh Masjid Indonesia Baca Qunut Nazilah untuk Perdamaian Dunia
-
Cabai Merah dan Jengkol Picu Inflasi Sumbar Februari 2026, Ini Komoditas Penyumbang Kenaikan Harga
-
Cerita Istri Paulo Dybala Kontraksi di Tengah Laga Roma vs Juventus, Anak Pertama Lahir di Klinik
-
5 Fakta Speedboat Haras Grup Tenggelam di Sungai Musi Banyuasin, 1 Penumpang Tewas
-
Suasana Hangat Bukber Istana: Prabowo Salami Ulama dan Cium Tangan Kiai Nurul Huda Djazuli
-
Jamaah Umrah Bandar Lampung Diminta Tunda Berangkat ke Arab Saudi, Ini Penjelasan Kemenhaj
-
Mudik Gratis 2026 Kota Malang Tambah Bus dari Swasta, Kuota Penumpang Naik Hampir 2 Kali Lipat
-
Pria Ini Kaget Tukar Uang di Iran sampai Takut Dirampok
-
Kapan Waktu Terbaik Beli Tiket Ferry Bakauheni untuk Mudik Lebaran? Ini Imbauan ASDP