Metro, Suara.com- Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Hadiyanto mengapresiasi upaya Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) melakukan akselerasi sertifikasi halal.
Hal tersebut disampaikannya dalam Public Hearing dan Temu Konsultasi Pendampingan Proses Produk Halal (PPH) di Surabaya, Jawa Timur. Public Hearing dan Temu Konsultasi Pendampingan PPH di Jawa Timur merupakan Public Hearing ke-29 dari rencana 30 di seluruh Provinsi Indonesia.
“Public hearing yang diselenggarakan BPJPH ini sangat baik karena dapat menambah wawasan pelaku usaha tentang proses dan pentingnya sertifikasi halal. Kita berharap ini dapat mengakselerasi banyaknya produk bersertifikat halal,” ujar Hadiyanto, di Surabaya, Senin (5/9/2022).
Hadiyanto menuturkan, saat ini pemerintah terus mendorong perkembangan ekosistem halal nasional. Hal ini sejalan dengan target pemerintah menjadikan Indonesia sebagai produsen halal nomor satu dunia pada 2024.
“Prioritas kita mendorong pengembangan produksi produk halal nasional, dengan pelaku UMKM menjadi pemeran utama,” ungkap Hadiyanto.
Senada Kepala Dinas Perindustrian dan Perdangangan (Disperindag) Jawa Timur Drajat Irawa. Ia menyampaikan, selaras dengan akselerasi sertifikasi halal yang dilakukan BPJPH, Jawa Timur membangun sistem informasi produk halal (SIP Halal). Beliau juga berterima kasih kepada BPJPH atas adanya upaya akselerasi halal.
"Adanya SIHalal, Public Hearing dan Temu Konsultasi, dan upaya-upaya BPJPH yang ada dapat mendorong perekonomian di Jawa Timur," ucap Drajat.
Kepala BPJPH Muhammad Aqil Irham mengajak pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) untuk segera mensertifikasi halal produknya. Apalagi, lanjut Aqil, saat ini BPJPH sedang membuka fasilitasi Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) Tahap 2.
"Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) tahap 2 ini tersedia kuota sebanyak 324.834. Kami buka dari 24 Agustus sampai 17 September 2022," ujar Aqil Irham.
Baca Juga: BNI Amsterdam Tangkap Peluang Pasar Global dan Optimalkan Potensi Diaspora
Data produk halal di Jawa Timur (Jatim) 67% untuk usaha mikro. “Kami berharap ada adanya akselarasi di Jawa Timur, karena termasuk yang salah satu terbesar selain Jawa Barat dan Jawa Tengah,” tutur Aqil.
Aqil juga mendorong Satuan Tugas Halal (Satgas Halal) yang ada di Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur untuk berkolaborasi dengan dinas-dinas terkait guna percepatan sertifikasi halal. "Saya harap antar satgas halal, dinas terkait, dan lembaga terkait dapat berkolaborasi dan bersinergi bersama secara efektif menyusun strategi akselarasi halal agar hasilnya maksimal," harap Aqil Irham yang hadir secara daring dalam public hearing tersebut.
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Lupakan Mobil Baru, 7 Hatchback Bekas Rp100 Jutaan Ini Masih Keren dan 'Fun to Drive'!
-
WFH Tiap Jumat Jadi Jurus Hemat Energi Indonesia, DPR: Ini Strategi Hadapi Krisis
-
Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas
-
3 Tablet Rp1 Jutaan Rasa Premium di 2026: Murah, Kencang, dan Layar Tajam
-
Hikmahanto: Rencana Kirim Pasukan ke Gaza Harus Dikaji Ulang Usai 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
-
Pengikut Tak Kasatmata
-
Link Download Kalender April 2026 PDF Gratis, Lengkap dengan Pasaran Jawa
-
Semen Gresik Gelar Silaturahmi dan Halalbihalal Bersama Ratusan Karyawan dan Mitra Usaha
-
7 Cara Menyulap Kamar Sempit Jadi Ala Hotel Bintang 5 dengan Budget Minim yang Lagi Viral
-
Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN