/
Minggu, 22 Januari 2023 | 14:32 WIB
Bakal calon presiden dari Partai NasDem, Anies Baswedan, bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan sejumlah elite Nasdem hingga PKS di kediamannya, Lebak Bulus. (Instagram/aniesbaswedan)

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan bahwa dukungan kepada Anies Baswedan untuk maju sebagai calon presiden (capres) dalam pemilu 2024 mendatang sudah pasti dan tidak akan berubah.

Dalam dukungannya tersebut, PKS berkoalisi bersama dengan Partai NasDem dan Demokrat untuk mengusung Anies.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyampaikan bahwa partainya saat ini masih terus mematang proses pembentukan Koalisi Perubahan.

Kendati demikian, Mardani tak dapat memungkiri bahwa terkait penentuan calon wakil presiden (cawapres) sudah muncul perbedan kecil di antara tiga partai koalisi.

Akan tetapi, Mardani secara tegas menyatakan bahwa pilihan kandidat capres tidak ada perubahan di koalisi.

"Capres kan Mas Anies, hampir tidak berubah itu mah!" kata Mardani di Jakarta, Jumat (20/1/2023).

Elite PKS itu mengakui bahwa tiga parpol memiliki kandidat jagoannnya masing-masing sebagai pasangan Anies.

Mulai dari Demokrat yang ingin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) maju mendampingi Anis, NasDem yang mendorong Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. 

Hingga PKS yang ingin menyandingkan Anies dengan mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan alias Aher.

Baca Juga: 5 Tanda Kamu Sedang Menghancurkan Dirimu Sendiri, Segera Hentikan!

Untuk mengatasi situasi tersebut, menurut Mardani, tim kecil dari tiga partai terus berkomunikasi untuk mencapai kesepakatan bersama. 

"Kami lagi cari formula yang tepat," kata Mardani.

Dia menilai, perbedaan dalam penentuan pendamping Anies merupakan hal wajar. Mardani menegaskan, tiga partai koalisi perubahan tidak hanya memiliki misi maju mengusung capres, melainkan juga memenangkan Pilpres 2024.

Adapula Mardani yang membocorkan bahwa adanya kemungkinan deklarasi Anies dapat dilakukan pada bulan Februari 2023. 

Mardani menyebut, deklarasi tidak dilakukan masing-masing, melainkan oleh tiga partai pengusung sekaligus. 

"Deklarasi mudah-mudahan Februari ini, saya berharap Februari ini," ujarnya.

Load More