Sampai sekarang Koalisi Perubahan yang akan mengusung Anies Baswedan tak kunjung dideklarasikan. Hal ini memunculkan spekulasi bahwa Koalisi Perubahan sudah karam sebelum berlayar.
Salah satu dugaan alasannya adalah Partai Demokrat yang akan hengkang dari Koalisi Perubahan. Apalagi belum lama ini Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), seolah menebar ancaman siap angkat kaki dari Koalisi Perubahan.
Namun isu ini tampaknya tidak bisa ditelan mentah-mentah. Pasalnya Anies baru-baru ini terlihat menunjukkan identitas Partai Demokrat, seolah memperlihatkan kedua belah pihak.
Hal ini seperti yang diunggah oleh Anggota DPRD DKI Jakarta dari Partai Demokrat, Mujiyono di akun Twitter-nya, @RAMujiyono.
"Pak @aniesbaswedan udah berpose logo Mercy. Apa pendapat kalian gaes?" cuitnya pada Sabtu (21/1/2023).
Terlihat Anies yang mengenakan pakaian serba biru duduk di antara sejumlah orang yang diduga kader Partai Demokrat, terlihat dari pakaian bernuansa biru dengan logo Mercy yang mereka kenakan.
Bukan hanya itu, Anies dan seluruh politisi Partai Demokrat tersebut tampak membuat gestur tangan menyerupai logo Mercy yang merupakan lambang partai politik tersebut.
Foto ini menuai beragam respons. Ada yang menyambut baik dan ikut percaya Koalisi Perubahan semakin dekat, tetapi ada pula yang menduga akhirnya koalisi ini akan bubar di tengah jalan.
"Ngga ngaruh, paling diulur sampai proses pendaftaran selesai. Demokrat nasdem pks bakal kabur ninggalin anies karena ditekan istana dari atas dan ditusuk kepala desa dari grassroot di bawah. Anies cuma bakal jadi calon capres," ujar warganet.
Baca Juga: Soal Usulan Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa, Pukat UGM: Harus Ditolak!
"Mantap deh semoga anis dengan mengunakan lambang mercy berarti pilih pendamping nymas ahy pemimpin perubahan demokrat siap," komentar warganet lain.
"Segera deklarasi Capres dulu. Baru ok," timpal yang lainnya, mendesak agar koalisi yang terdiri atas Partai NasDem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu segera deklarasi.
Berita Terkait
-
3 Partai Pengusung Anies Baswedan Rebutan Ajukan Cawapres?
-
Koalisi Perubahan Terlihat Tak Solid, Malah Ancam Gagalkan Anies di Pilpres 2024
-
Soal NasDem Bakal Buka Komunikasi dengan Partai Lain, Demokrat: Itu Dinamika Saja, Koalisi Perubahan Masih Solid
-
Muncul Spanduk Anies Didukung HTI, Loyalis Pasang Badan: Ini Fitnah Sistematis!
-
CEK FAKTA: Surya Paloh Batalkan Pencapresan Anies karena Tunduk pada Jokowi, Benarkah?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati