Sidang kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J hampir menemui putusan vonis hukuman bagi Ferdy Sambo, Bharada E dan terdakwa lainnya.
Kasus tersebut disebut memiliki dampak yang cukup besar. Mulai dari terbunuhnya seorang Brigadir hingga terpecatnya anggota kepolisian secara tidak hormat.
Namun siapa sangka, kehidupan keluarga Bharada E ikut terdampak. Ayah Bharada E alias Richard Eliezer nyatanya ikut terdampak dari kasus Sambo ini.
Hal itu disampaikan oleh ibu Bharada E dalam wawancaranya dengan salah satu stasiun televisi swasta.
Ibu Bharada E, Rynecke Alma Pudihang, menyampaikan bahwa saat ini tak ada pemasukan bagi keluarganya semenjak suaminya diberhentikan.
Rynecke lalu membeberkan awal mula suaminya dipecat. Ia menyebut bahwa hal itu bermula dari pemanggilan dia dan suami untuk pemeriksaan di Mako Brimob selama lebih dari 4 bulan.
"Mulai peristiwa ini, dari sejak bulan Juli kan kami sudah dijemput dibawa ke Mako Brimob kurang lebih 4 bulan. Jadi dari situ karena bapaknya sudah tidak bekerja, lalu diberhentikan dari perusahaan karena perusahaan swasta, kalau 1-2 bulan tidak bekerja pasti diberhentikan," ungkap Rynecke dikutip dari Metro TV, Kamis (26/01/2023).
Rynecke pun mengaku tak tahu apalagi yang akan terjadi pada keluarganya setelah pemasalahan dari kasus pembunuhan Brigadir J berakhir.
Sebab, sang suami tak lagi bekerja sementara anaknya juga dalam posisi yang sangat pelik di persidangan.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Jelang Duel Panas Real Madrid vs Atletico Madrid di Copa del Rey Malam Ini
"Jadi sekarang jujur, bapaknya sudah tidak bekerja dan kami juga dalam posisi seperti ini. Eliezer sudah mengalami masalah seperti ini kami tidak tahu apa yang akan terjadi setelah semua masalah ini," tuturnya.
Bharada E sendiri diungkapkan ibunya, bahwa dia adalah harapan keluarga karena sang ayah tak lagi mendapatkan penghasilan.
"Bapaknya sudah tak lagi bekerja. Icad ini adalah harapan dari kami keluarga. Sudah masuk dalam masalah ini kami tidak tahu, bagaimana apa yang akan terjadi," ujar Rynecke.
Rynecke mengatakan bahwa mereka hanya bisa berdoa pada Tuhan, supaya bisa memberikan jalan keluar bagi keluarganya saat ini.
Lebih lanjut, Rynecke memberikan rasa hormat dan menerima pernyataan dari Presiden Jokowi mengenai kasus yang menjerat anaknya itu.
"Saya sangat menghormati apa yang sudah dikatakan oleh Bapak Presiden. Sebenarnya kemarin-kemarin itu kan curahan hati kami sebagai orang tua yang anaknya menjadi seperti ini dan juga curahan hati masyarakat kecil yang tidak bisa berbuat apa-apa melawan orang yang berpangkat," ungkapnya.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Beredar Breaking News Jokowi Resmi Bebaskan Bharada E dari Tuntutan Hukum, Benarkah?
-
Pledoi Bharada E: Maaf Untuk Yosua, Tunangan, dan Orang Tua
-
Nyesek! Pledoi Richard Eliezer Singgung Soal Perpisahan dengan Tunangannya: Bahagiamu Adalah Bahagiaku
-
Dituntut 12 Tahun Penjara, Pesan Bharada E ke Tunangan Bikin Pilu, Warganet: Kayak Perasaanku yang Diobok-obok
-
Putri Candrawathi Minta Garis Polisi di Eks Rumah Dinas Sambo Dicopot, Febri Diansyah Ungkit soal Beras di Dapur
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
-
Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026
-
Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar
-
Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal