Beredar sebuah narasi yang menyatakan kalau Kaesang Pangarep menolak tawaran partai Demokrat untuk terjun ke dunia politik.
Tak hanya itu, Kaesang juga diklaim menyinggung soal korupsi di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Informasi soal putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini diunggah oleh akun Facebook bernama Doa Ibu.
Video itu diberi judul, “Mengejutkan. !! Tolak tawaran besar, gabung ke demokrat respon Kaisang sangat bijak, sentil korupsi Era S-BY”.
“Taw4ran G4bung Ke Demokrat Di T0lak M3ntah², Respon Kaisang T3gas S3ntil Soal ini.!!” begitu narasi yang dibagikan akun tersebut.
Lantas benarkah demikian? Cek fakta di bawah ini.
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran TurnBackHoax -- jaringan Suara.com, dikutip Senin (30/1/2023), video itu sama sekali tidak memiliki pernyataan atau narasi dari Kaesang yang menolak tawaran Partai Demokrat.
Video berdurasi 10 menit 18 detik itu hanya berisi kompilasi potongan-potongan kegiatan Kaesang.
Baca Juga: Traveller Wajib Tahu! 5 Tips Liburan Musim Dingin untuk Pertama Kalinya
Diselipkan pula klip gabungan wawancara Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka yang menanggapi soal ketertarikan Kaesang masuk ke dunia politik.
Memang benar adanya bahwa Ketua DPP Partai Demokrat Herman Khaeron menyatakan pihaknya akan membuka pintu ke Kaesang Pangarep bila ia ingin bergabung ke parpol tersebut, sebagaimana dilansir dari Kompas TV.
Dia menyebut keinginan terjun ke dunia politik sejatinya hak individu, siapapun warga negara Indonesia.
KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim Kaesang Pangarep menolak tawaran Demokrat Partai adalah salah.
Video ini termasuk dalam konten yang dimanipulasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Amerika Serikat Masih 'Labil', Pemerintah Diminta Tak Buru-buru Ratifikasi ART RIAS
-
Rp1,5 Miliar Raib, Istri Polisi Jadi Tersangka Penipuan Kredit HP, Ini 6 Faktanya
-
Maut di Jalan Raya Jakarta Bogor! Pengendara Motor Tewas Usai Tabrakan Lawan Arus di Pakansari
-
Pakar UI: Indonesia Wajib Waspada 'Akal Bulus' Israel di Balik Rekonstruksi Gaza dalam BoP
-
Isak Tangis Ibu Kandung NS di Sukabumi: Minta Keadilan atas Kematian Tragis Anaknya
-
Puasa Ramadan Bikin Berat Badan Naik? Begini Penjelasan Ahli Gizi RSA UGM
-
Piche Kota Bantah Tuduhan Asusila terhadap Anak di Bawah Umur, Siap Ikuti Proses Hukum
-
Viral Monyet Punch Dibully Monyet Lain, Pihak Kebun Binatang Angkat Suara
-
11 Laga Tersisa, Jarak Sisa 2 Poin, Pep Guardiola Bikin Dengkul Arteta Gemetar
-
Rocky Gerung: Perjanjian Dagang Prabowo-Trump 'Menghina Indonesia'!