/
Senin, 06 Februari 2023 | 22:29 WIB
Nunung Srimulat dan suami, Iyan Sambiran. (Yuliani/Suara.com)

 

Untuk mengurangi rasa sedihnya, Nunung punya cara sendiri untuk memberikan sugesti kepada dirinya agar tetap semangat.

 

Caranya adalah, Nunung kerap mengajak bicara payudaranya sendiri bila sedih di malam hari.

 

“Aku nangis. Aku ajak bicara payudaraku. Aku bilang kamu jangan ke mana-mana, di sini saja. Sedih sih,” kata Nunung.

 

Dia mengatakan, tim dokter menyarankan dirinya untuk mengikuti operasi pengangkatan payudara.

 

Baca Juga: Negara-negara ASEAN Bicarakan Soal Konektivitas Usai Gelaran ATF 2023

Tapi bagi Nunung, pengangkatan payudara adalah kisah sedih. Pasalnya, dia akan kehilangan bagian tubuhnya yang sudah ada sejak dulu.

 

“Ya walau bagaimana pun, kehilangan organ tubuh itu kerasa ya. Karena sudah bertahun-tahun sama-sama,” kata Nunung.

 

Di tengah kesedihannya itu, Nunung masih merasa bersyukur karena mendapat semangat dari keluarga. Terutama sang suami.

 

Apalagi, sejak mengetahui terkena kanker payudara, Nunung mengakui dirinya kerap rewel dan bertindak menyebalkan.

 

“Alhamdulillah suamiku sabarnya minta ampun. Aku enggak mengerti kalau tak ada dia,” kata Nunung.

 

Soal sakitnya, Nunung mengakui kini sudah pasrah kepada Tuhan dan takdirnya.

 

“Selain suami, yang membuatku tegar adalah karena aku punya Allah. Aku yakin Allah akan menolong,” tutup Nunung.

Load More