Doan Van Hau, pentolan Timnas Vietnam yang beberapa kali mengalahkan Timnas Indonesia, diinformasikan bakal merumput di BRI Liga 1.
Anak emas Park Hang Seo—musuh bebuyutan Shin Tae yong—tersebut dikabarkan bakal bergabung dengan salah satu klub elite Liga 1, yakni PSIS Semarang.
Namun, benarkah kabar tersebut?
Pemeriksaan fakta
Ditelusuri Metro, Selasa (7/2/2023), kabar hijrahnya Doan Van Hau ke Liga Indonesia pertama kali disebar oleh kanal YouTube Offside Football News
Baca Juga: Bangunan Tetangga yang Bikin Rumah Ami di Tebet Retak Tak Berizin, Tapi Tetap Ada Pengerjaan
Kanal YouTube itu sebenarnya sudah mengunggah video berisi informasi tersebut sejak 10 Januari 2023.
Hingga kini, video itu menyedot banyak perhatian publik, terutama pecinta sepakbola Tanah Air.
Sejak diunggah bulan lalu, video tersebut sedikitnya sudah ditonton 151 ribu orang.
“Doan Van Hau resmi ke PSIS? Persib Datangkan Eks Persija, Persib Bungung? Bursa Transfer Liga 1,” demikian judul video yang diunggah kanal YouTube tersebut.
Namun, hingga bursa transfer Januari Liga 1 berakhir, Van Hau tidak terbukti memperkuat PSIS Semarang.
Dalam daftar skuat Mahesa Jenar—julukan PSIS Semarang—yang diajukan ke panitia liga pada paruh kedua musim 2022/2023, tak ada nama Doan Van Hau seperti diklaim video tersebut.
Doan Van Hau sendiri hingga kini masih bermain di Liga Vietnam, dengan memperkuat tim elite Cahn FC.
Beberapa waktu lalu, Doan Van Hau sebenarnya dikait-kaitkan dengan PSIS Semarang.
Tapi, itu pun sebenarnya hanya usulan dari fans PSIS Semarang terhadap manajemen klub tersebut.
Selain itu, video berisi informasi Doan Van Hau pindah ke PSIS Semarang justru membahas sejumlah isu lainnya soal sepakbola Tanah Air.
Sementara skets atau thumbnail video yang diunggah kanal YouTube itu, yakni Doan Van Hau memegang jersey PSIS adalah hasil penyuntingan.
Tidak ada foto asli yang menjadi bukti Doa Van Hau bergabung dengan PSIS Semarang, bahkan sudah teken kontrak serta memakai jersey.
Kesimpulan
Dengan demikian, video YouTube yang bernarasi Doan Van Hau pindah ke PSIS Semarang adalah tidak benar alias hoaks.
Berita Terkait
-
Pengamat Sepak Bola Minta PSSI Pertahankan Shin Tae-yong hingga Habis Kontrak, Ini Alasannya
-
CEK FAKTA: Benarkah Arema FC Mundur dari Liga 1, Evan Dimas Pindah ke Persib Bandung?
-
Thomas Doll Lihat Nih! TC Shin Tae-yong Banyak Kemajuan, Timnas Indonesia U-20 Mulai Kompak
-
Berselisih Paham, Thomas Doll dan Shin Tae-yong Akan Bertemu ?
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Wangi Sultan Harga Teman! 10 Rekomendasi Parfum Pria Alfamart yang Tahan Lama
-
Terpopuler: 5 Mobil Murah 3 Baris yang Irit dan Jago Nanjak, Update Harga BBM Jelang Lebaran
-
Cara Memutar Uang Rp500 Ribu Agar Berlipat Ganda, Panduan Lengkap Bagi Pemula
-
Salat Idul Fitri Saat Takbir 7 Kali Membaca Apa? Ini Lafal dan Tata Caranya
-
5 Parfum Pria di Alfamart untuk Salat Idulfitri Anti Bau, Ibadah Makin Khusyuk
-
Terpopuler: 7 HP Baru 2026 Paling Murah Lebaran, Cara Pakai AI untuk Ucapan Idulfitri
-
5 Panduan Takbiran di Bali Jika Idulfitri Berbarengan dengan Nyepi
-
Nyepi 2026 Tahun Saka Berapa? Ini Maknanya
-
Arus Mudik Lebaran 2026: Kalikangkung Jadi Titik Krusial, Kenaikan Kendaraan Capai 3 Ribu per Jam
-
Teheran Berduka! Presiden Iran: Serangan Licik Israel Tewaskan Esmaeil Khatib