Hadir dalam sidang vonis Bharada E, kedua orangtua Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat mengenang pertemanan anaknya dengan sosok ini.
Dalam sidang vonis Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E pada Rabu (15/2/2023) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ketua Majelis Hakim Wahyu Iman Santoso menyatakan hal yang memberatkan terdakwa adalah soal pertemanan dengan korban, Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat.
"Hubungan yang akrab dengan korban tidak dihargai oleh terdakwa sehingga akhirnya korban Yosua meninggal dunia," demikian disebutkan Ketua Majelis Hakim.
Dipantau secara live streaming, usai sidang vonis Bharada E, ayahanda Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat menyatakan tentang kedekatan putranya dengan Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu.
"Ini yang kami perhatikan. Setahu kami, almarhum sekamar dengan dia di Saguling. Satu kamar dengan rekan kerja artinya satu jiwa satu perasaan. Kenapa begitu tega?" papar Samuel Hutabarat.
Akan tetapi dengan berjalannya kasus, orangtua Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat memahami bahwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu berada di bawah tekanan.
"Ia tidak bisa membantah, ia seorang prajurit," tandas Samuel Hutabarat.
"Sejak awal dari persidangan, dia datang sujud. Semoga ia menjadi manusia yang bertobat. Tunjukkan Bharada E yang suci, hargai pertemanan, jangan hanya berteman di mulut," tukas Rosti Simanjuntak, ibunda Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Harapan kedua orangtua dari anak kedua dari empat bersaudara yang meninggal dunia pada 8 Juli 2022 itu adalah pemulihan atau rehabilitasi nama baik. Serta pengembalian barang bukti milik Brigadir J kepada mereka sebagai ahli waris yang sah.
Atas nama seorang ibu, Rosti Simanjuntak mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut mengawal terang-benderangnya kasus pembunuhan putranya tercinta.
"Dukung Bharada E, dukung pula Yosua," pintanya agar tidak terjadi lagi anak-anak muda menjadi korban pihak-pihak yang lebih berkuasa. Sekaligus dilakukannya rehabilitasi nama baik Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Berita Terkait
-
Menjadi Ahli Waris Sah, Orangtua Brigadir Yosua Hutabarat Membuat Laporan Kehilangan ke Polres Metro Jakarta Selatan
-
Harus Melompati 18 Hierarki, Mana Berani Seorang Richard Eliezer Membangkang Perintah Ferdy Sambo?
-
Hal Meringankan dan Memberatkan yang Membuat Bharada Richard Eliezer Diganjar 1 Tahun 6 Bulan Penjara
-
Terkuak, Mengapa Kedua Orangtua Richard Eliezer Tidak Hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Saat Sidang Vonis Putranya
-
Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J Jelang Vonis Bharada E: Kembali ke Jalan yang Benar di Mata Tuhan adalah Justice Collaborator
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Bisa Beli Motor Berkat Dapur MBG, Penyandang Disabilitas Ini Berdoa Kelak Ketemu Prabowo
-
Kisah Rohmat: Penyandang Disabilitas yang Menemukan Harapan Baru di Dapur Makan Bergizi Gratis
-
The Notebook: Makna Kesetiaan dan Cinta yang Terus Dipilih Setiap Hari
-
Bedah Rapor 11 Penyerang yang Dipanggil Timnas Indonesia, Siapa Layak Jadi Andalan John Herdman
-
Berkah Makan Bergizi Gratis: Produksi Tempe Ozy di Sukoharjo Melejit 100 Persen
-
Indonesia Enggan Dukung Resolusi DK PBB yang Kurang Berimbang pada Iran
-
Siti Badriah Izinkan Suami Poligami
-
Bangkit dari Keterpurukan, Jan Olde Riekerink Jadikan Laga Kontra Persija sebagai Pelampiasan
-
Awas Lubang Maut! Polresta Tangerang Petakan 4 Titik Jalur Mudik Paling Rawan Kecelakaan
-
Pensiunan Diincar Penipu Jelang Lebaran, Komisaris TASPEN Ariawan Ungkap Modusnya