Richard Eliezer atau Bharada E dijatuhi vonis penjara 1 tahun 6 bulan oleh hakim. Sebagian besar publik menilai hukuman tersebut adil untuk Bharada E karena telah mengungkap fakta di balik pembunuhan berencana Brigadir J.
Dukungan publik kepada Richard Eliezer terlihat dengan banyaknya hadiah yang diterima Bharada E usai sidang vonis.
Hal itu terlihat dari cuplikan video yang diunggah kembali oleh akun Instagram @lambegosiip, di mana hadiah-hadiah dari pendukung Bharada E disimpan oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
Dalam rekaman tersebut terlihat sejumlah hadiah, mulai dari buket bunga, kaos, hingga jam tangan mewah yang diberikan kepada Bharada E.
"Inilah hadiah dari fans atau pendukung Bharada Eliezer, disimpan LPSK," tulis keterangan pada video tersebut.
Tak sedikit publik yang memang mendukung Bharada E, sebab keluarga Brigadir J sendiri menginginkan hukuman Richard Eliezer diringankan.
Menurut warganet, hadiah-hadiah itu adalah bentuk simpati para pendukung Bharada E karena Richard Eliezer telah berkata jujur.
"Buah dari kejujuran. Ayo siapa yang berani jujur. Selamat Icad, jadikan ini pelajaran untuk kamu menjalani hidup ke depannya," tulis akun @m**********
"Baru kali ini seorang tersangka pembunuhan mempunyai fans yang sayang. Bukan berarti membenarkan perbuatan Richard Eliezer karena membunuh tetap harus dihukum. Tapi yang jadi poin adalah karena keberanian berkata jujur dan meminta maaf kepada keluarga alm. Yoshua lah yang akhirnya membuat Richard memiliki fans yang sayang sama dia, termasuk aku yang juga begitu mengagumi keberanian dan kejujurannya," komentar @w*********
Baca Juga: Heboh Suporter Asyik Bikin Film Dewasa di Stadion Liga Prancis saat Nice Hadapi Lille
"Berkah seorang yang jujur. Walaupun aku sakit hati karena dia juga ikut tembak bang Yoshua, tapi karena kejujurannya kasus ini terungkap," tambah @z**_******
Berita Terkait
-
Richard Eliezer Tak Punya Peluang Balik ke Polri Meski Divonis Cuma 1,5 Tahun Penjara
-
Bharada E Diganjar Vonis 1 Tahun 6 Bulan, Kompolnas Sebutkan Peran Justice Collaborator Mendapatkan Pengakuan dari Majelis Hakim
-
Daftar Lengkap Barang Brigadir J yang Belum Dikembalikan, Ortu Laporkan Ferdy Sambo Cs
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
Terkini
-
Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap
-
Shenina Cinnamon Opname saat Hamil karena Hyperemesis Gravidarum, Apa Itu?
-
Buntut Insiden Rapat Revisi UU TNI, 4 Prajurit Segera Disidang: Motif Diduga Dendam Pribadi
-
Belajar dari Kasus Mahasiswa FH UI, Ini 8 Bentuk Kekerasan Seksual yang Jarang Disadari
-
Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!
-
Blokade Selat Hormuz Dianggap Perjudian Trump, Kalau Misi Gagal Ekonomi Dunia Hancur
-
Tahta Mobil Terlaris Maret 2026 dari Innova Hampir Direnggut, Intip Pesona Spek dan Harga Jaecoo J5
-
Mikroplastik Ancam Dasar Laut, Cacing Bambu Jadi Korban Pertama
-
Akses Kota Siantar Akan Ditutup Sementara, Arus Lalin Dialihkan
-
Review Film Feel My Voice: Cerita Hangat tentang Cinta dan Kebebasan