Ini pernyataan orangtua Bharada E tentang kemungkinan putranya kembali bertugas di Kepolisian.
Ronny Talapessy, kuasa hukum atau pengacara Bharada E alias Richard Eliezer Pudihang Lumiu tampak mengawal Sunandang Junus Lumiu dan Rynecke Alma Pudihang menuju Rumah Tahanan atau Rutan Bareskrim Polri, Jakarta pada Kamis (17/2/2023).
Disimak dari tayangan YouTube Kompas TV, mereka bersiap memasuki salah satu gedung, untuk menjenguk terdakwa yang dijatuhi vonis Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan 1 tahun 6 bulan bui. Raut ketiganya menunjukkan kelegaan.
Pada saat usai sidang vonis, Ronny Talapessy bahkan sampai mencucurkan air mata di luar ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Sementara kedua orangtua Richard Eliezer sujud syukur di lokasi lain.
"Sebuah mukjizat, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden yang menyatakan bahwa keputusan itu berkeadilan," papar Ronny Talapessy, kuasa hukum Richard Eliezer soal pembacaan vonis dari Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk ganjaran 1 tahun 6 bulan bui bagi Bharada E alias RE.
Senada Rynecke Alma Pudihang, ibunda Richard Eliezer Pudihang Lumiu. Ia menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI, Kapolri, Kejaksaan Agung, Majelis Hakim, Jaksa Penuntut Umum, dan seluruh lapisan masyarakat yang telah memberikan dukungan.
"Kalau harapan kami tentang Icad bekerja kembali seluruhnya kami kembalikan kepada Polri," ungkap Rynecke Alma Pudihang.
Sebelumnya, Bharada E telah meminta orangtuanya agar tidak menghadiri sidang vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (15/2/2023). Ia mengkhawatirkan mereka akan sedih mendengar putusan Majelis Hakim. Oleh karena itu, kesempatan bertemu baru terjadi kemarin, usai ketuk palu yang memberikan vonis penjara lebih ringan dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum, yaitu 12 tahun penjara.
Vonis Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Kuat Maruf, Ricky Rizal, dan Richard Eliezer Pudihang Lumiu dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat:
* Ferdy Sambo
dinyatakan bersalah melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dan dinyatakan bersalah melanggar Pasal 49 juncto Pasal 33 Undang-Undang nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP
Vonis: pidana mati.
* Putri Candrawathi
terbukti sah dan meyakinkan melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP, subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP
Vonis: 20 tahun bui.
* Kuat Maruf
melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP
Vonis: 15 tahun bui.
* Ricky Rizal
melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP
Vonis: 13 tahun bui.
* Richard Eliezer Pudihang Lumiu
melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP
Vonis: 1 tahun 6 bulan penjara.
Tag
Berita Terkait
-
Menjadi Ahli Waris Sah, Orangtua Brigadir Yosua Hutabarat Membuat Laporan Kehilangan ke Polres Metro Jakarta Selatan
-
Orangtua Brigadir Yosua Hutabarat: Satu Kamar dengan Rekan Kerja Artinya Satu Jiwa Satu Perasaan, Tunjukkan Bharada E yang Suci
-
Tidak Sempat Bawakan Makanan Kesukaan saat Menjenguk, Orangtua Richard Eliezer Serahkan Nasib Putranya kepada Polri
-
Terkuak, Mengapa Kedua Orangtua Richard Eliezer Tidak Hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Saat Sidang Vonis Putranya
-
Rekam Jejak Ronny Talapessy: Pernah Jadi Pengacara Ahok, Kini Sukses Bela Bharada E
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
Polda Metro Bongkar Jaringan Perdagangan Anak di Jakarta Barat! Empat Balita Berhasil Diselamatkan
-
Afrojack Guncang Ultraverse, XL Ultra 5G+ Satukan Bali, Jakarta, dan Surabaya
-
Daftar Harga HP Honor Terbaru Februari 2026, Lengkap dengan Tablet
-
5 Sepeda Tanpa Pedal untuk Melatih Keseimbangan Anak, Harga Murah Meriah
-
Bunga Bangkai Raksasa Kembali Mekar di Kebun Raya Bogor
-
Kadokawa Umumkan Adaptasi Anime "Doumo, Suki na Hito", Visual Perdana Dirilis
-
American Assassin: Kisah Asal-usul Agen CIA yang Dihantui Tragedi, Malam Ini di Trans TV
-
5 Lipstik Lokal Awet dan Tahan Lama, Harganya Nggak Bikin Kantong Jebol!
-
Carabao Billiards Indonesia Cetak Sejarah, Tiga Turnamen Internasional Sekaligus Pecahkan Rekor MURI