Hakim Wahyu Iman Santoso terus menjadi sorotan setelah dengan tegas menjatuhkan vonis mati terhadap Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J alias Yosua Hutabarat.
Kepopuleran Hakim Wahyu lantas membuat seorang anak indigo melakukan penerawangan terhadap masa depannya.
Seorang anak indigo bernama Ahmad Oxavian Rahman meramalkan, keberanian Wahyu Iman Santoso membuat banyak orang ingin menjatuhkannya.
"Karena keberaniannya banyak yang ingin menjatuhkannya tapi karena basicnya baik dan adil, maka dia memilih yang benar-benar terbaik," kata Ahmad Oxavian Rahman lewat akun TikTok semut002, dikutip Jumat (24/2/2023).
Putusannya terhadap Ferdy Sambo juga akan membuat nama Wahyu Iman Santoso semakin melejit. Namun hal tersebut dinilai tidak akan berjalan mulu, karena akan banyak yang kontra.
"Prestasinya akan buat banyak perubahan dalam kariernya, walaupun banyak yang kontra," imbuhnya.
Nama Hakim Wahyu Iman Santoso memang semakin dikenal semenjak menangai kasus Ferdy Sambo. Dirinya terkenal tegas dan tak pandang bulu saat mengambil keputusan.
Dirinya bahkan sempat diterpa kabar tak sedap terkait pembicaraan telepon yang bocor di media sosial. Dalam percakapan tersebut, Hakim Wahyu Iman Santoso diduga tengah membicarakan keputusan pengadilan terhadap Ferdy Sambo.
Baca Juga: Hujan Deras Guyur Jakarta Sejak Dini Hari, Enam Ruas Jalan dan Delapan RT Kebanjiran
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak