Meski pindah lokasi tahanan, status Richard Eliezer tetap warga binaan Lapas Kelas IIA Salemba.
Hanya beberapa jam saja Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Justice Collaborator (JC) kasus pembunuhan berencana Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat berada di Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Salemba Jakarta.
Awalnya, Richard Eliezer atau Bharada E alias RE akan menjalani masa hukuman satu tahun dan enam bulan di Lapas Salemba Jakarta. Akan tetapi, demi alasan keamanan ia ditempatkan di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri. Akan tetapi dengan status tetap sebagai warga binaan Lapas Kelas IIA Salemba, yang dititipkan di Lapas Bareskrim Polri.
Dikutip dari laman News Suara.com, Kepala Bagian Humas Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Rika Aprianti mengatakan bahwa Richard Eliezer dikembalikan ke Rutan Bareskrim Polri dengan alasan keamanan, keselamatan, dan rekomendasi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
"Berdasarkan rekomendasi LPSK dengan pertimbangan keamanan Richard Eliezer selanjutnya menjalankan pidana di Rutan Bareskrim," jelas Rika Aprianti di Lapas Salemba, Jakarta Pusat, pada (27/2/2023).
Saat itu, Richard Eliezer tiba dari Rutan Bareskrim ke Lapas Salemba Kelas IIA Jakarta Pusat sekira pukul 14.40 WIB.
Rika Aprianti menyatakan bahwa perpindahan tahanan yang tadinya berpangkat Bharada atau Bhayangkara Dua sebelum dikenai demosi satu tahun itu kembali ke Rutan Bareskrim Polri adalah mengakomodasi rekomendasi LPSK.
"Kami akan selalu akomodir rekomendasi LPSK karena ini bagian dari kerja sama koordinasi kami dengan LPSK dan para penegak hukum," tandas Rika Aprianti.
Ia menyatakan, selain faktor keamanan yang menyebabkan Richard Eliezer harus kembali ke Rutan Bareskrim,ada beberapa faktor lainnya soal pemindahan yang tidak dijelaskan lebih terperinci atau detail.
"Eksekusi kami malam ini, status yang bersangkutan adalah warga binaan Lapas kelas 2A Salemba, dititipkan di Rutan Bareskrim. Tentunya dengan pendampingan LPSK," kata Rika Aprianti.
Berita Terkait
-
Emak-emak Mewek Gagal Bertemu Richard Eliezer Padahal Tunggu dari Pagi di Lapas Salemba
-
Bharada Eliezer Resmi Jadi Penghuni Lapas Kelas IIA Salemba
-
CEK FAKTA: Bharada E Tantang Perang Lawan Geng Ferdy Sambo, Benarkah?
-
Naik Mobil Tahanan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Hari Ini Richard Eliezer Resmi Jalani Masa Tahanan di Lembaga Pemasyarakatan Salemba
-
Jadi Salah Satu Hidangan Favorit Richard Eliezer, Nasi Jaha Termasuk Warisan Budaya Tak Benda Indonesia
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Urutan Skincare Malam untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Tetap Kencang
-
Jenderal Listyo Sigit: Pesan Eyang Meri Hoegeng adalah Api yang Menggelora bagi Anggota Polri
-
Terungkap! Abraham Samad Akui Diajak Menhan Sjafrie Bertemu Prabowo di Kertanegara
-
Pantang Ciut, Newcastle United Pastikan Tampil Menyerang di Kandang Manchester City
-
Bikin Tensi Naik! Ini 5 Biang Kerok Anime Hobinya Nge-Prank Teman Sendiri
-
8 Mobil Kecil Bekas di Bawah 50 Juta, Stylish dan Bertenaga untuk Harian
-
Ketidakpastian Ekonomi, Mengapa Gadai Menjadi Solusi Utama Masyarakat Indonesia?
-
Tempat Curhat Ternyaman, Ini 6 Zodiak yang Dikenal Paling Jago Jadi Pendengar
-
Kala Pramono Tawarkan Bantuan Armada Sampah untuk Tangsel ke Andra Soni
-
Biaya Gila Parkiran di Piala Dunia 2026: Termurah Rp1,2 Juta, Termahal Rp5 Juta