Wamenkumham membantah bahwa Lapas Salemba tidak aman untuk terpidana Richard Eliezer.
Edward Omar Sharif Hiariej, Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) membantah anggapan bahwa Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Kelas IIA Salemba, Jakarta Pusat tidak aman bagi terpidana Richard Eliezer Pudihang Lumiu.
Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E atau RE adalah Justice Collaborator (JC) atau Kolaborator Keadilan dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat. Ia diganjar vonis Pengadilan Negeri Jakarta Selatan satu tahun dan enam bulan, yang dibacakan Ketua Majelis Hakim Wahyu Iman Santoso dua pekan silam (15/2/2023).
Dikutip dari kantor berita Antara, Edward Omar Sharif Hiariej, Guru Besar Ilmu Hukum Pidana Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menyatakan terdapat kriteria pengamanan tertentu bagi terpidana yang berstatus sebagai kolaborator keadilan. Sedangkan Lapas Kelas IIA Salemba dinilai tidak memenuhi kriteria itu karena alasan kelebihan penghuni.
"Bukan persoalan Lapas Salemba aman atau tidak, tapi karena terjadi over (penghuni) yang luar biasa," jelasnya.
Dalam kondisi Lapas Salemba kelebihan penghuni narapidana, maka belum tentu memenuhi standar yang ditetapkan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), mengingat Richard Eliezer menyandang status sebagai JC atau Kolaborator Keadilan.
Ini faktor yang membuat Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen Pas) Kemenkumham bersama LPSK berdiskusi untuk mencarikan tempat bagi terpidana Richard Eliezer.
"Jadi, bukan soal potensi ancaman keamanan, tapi tempat tidak memadai," tegasnya.
Sementara itu, sejak Senin (27/2/2023) Richard Eliezer telah dipindahkan dari Lapas Kelas IIA Salemba Jakarta Pusat ke Rumah Tahanan atau Rutan Bareskrim Polri.
Status Richard Eliezer adalah warga binaan Lapas Kelas IIA Salemba, Jakarta Pusat, yang dititipkan di Rutan Bareskrim Polri. Ia akan menjalani hukuman pidana di sana, di bawah pengawasan dan pendampingan LPSK.
Rika Apriati, Koordinator Humas dan Protokol Dirjen Pas Kemenkumham pada Senin (17/2/2023) menyatakan bahwa penitipan Richard Eliezer di Rutan Bareskrim Polri adalah rekomendasi dari LPSK atas pertimbangan keamanan, keselamatan, dan pembinaan karena statusnya sebagai kolaborator keadilan.
Berita Terkait
-
Richard Eliezer Batal Jadi Narapidana di Lapas Kelas IIA Salemba, LPSK Berikan Penjelasan
-
Alasan Keamanan, Richard Eliezer Batal Menghuni Lapas Kelas IIA Salemba Jakarta Pusat dan Dikembalikan ke Rutan Bareskrim Polri
-
Naik Mobil Tahanan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Hari Ini Richard Eliezer Resmi Jalani Masa Tahanan di Lembaga Pemasyarakatan Salemba
-
Jadi Salah Satu Hidangan Favorit Richard Eliezer, Nasi Jaha Termasuk Warisan Budaya Tak Benda Indonesia
-
Kisah Ronny Talapessy, Kuasa Hukum Richard Eliezer Pilih Romo Magnis Sebagai Saksi Ahli dalam Sidang Pengadilan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Viral! Jurnalis Perempuan Jadi Korban Pelecehan saat Liputan Piala Dunia 2026
-
Alasan Mantan Anak Emas John Herdman Absen di Laga Kanada vs Bosnia
-
Fakta vs Klaim FIFA: Benarkah Banyak Kursi Kosong di Piala Dunia 2026?
-
Penampakan Stadion Terburuk Piala Dunia 2026: Angin Kencang Bikin Tribun Goyang
-
Alasan Mengejutkan Trump Ogah Datang Pada Laga Perdana AS di Piala Dunia 2026
-
Sindiran Menohok Infantino: Piala Dunia Tambah Peserta, Italia Belum Tentu Lolos
-
Cristiano Ronaldo: Portugal Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Depresi Sejak Usia Muda ke Panggung Piala Dunia 2026: Kisah Kelam Striker Brasil Igor Thiago
-
Gegara Lagu Kebangsaan, Spanyol Jadi Negara Paling Dibenci di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?
-
Budayawan, Arkeolog, dan Akademisi Ramaikan Festival Lahan Basah Pertama Indonesia, Digelar di PALI