Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, dikabarkan mencopot jabatan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).
Hal ini disebut buntut dari insiden kebakaran Depo Pertamina Plumpang yang berada di kawasan Tanah Merah, Rawa Badak, Koja, Jakarta Utara pada Jumat (3/3/2023).
Informasi ini disebarkan melalui video yang diunggah oleh kanal YouTube CCTV POLITIK pada Senin (6/3/2023).
Dalam unggahannya, kanal YouTube ini menuliskan narasi sebagai berikut.
"PERTAMINA KEBAKARAN LAGI !! MENTERI BUMN COPOT AHOK DARI KOMISARIS || BERITA TERKINI."
Selain itu, dalam thumbnail video yang dibagikan, tertulis narasi, "Breaking news.. ERICK RESMI COPOT 4HOK. BUNTUT KEBAKARAN DEPO PERTAMINA MERENGGUT PULUHAN NYAWA".
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran metro.suara.com, klaim Erick Thohir mencobot jabatan Ahok sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) adalah tidak benar.
Baca Juga: Aku Berhak Memiliki Kendali Atas Tubuhku Sendiri!
Faktanya, dalam video berdurasi 8 menit 1 detik ini sama sekali tidak berisi uraian dan penjelasan terkait klaim yang telah ditulis oleh pengunggah video.
Isi video dengan judul serta narasi yang ada di thumbnail-nya pun tidak memiliki kesesuaian satu sama lain.
Selain itu, narator dalam video ini juga hanya membacakan artikel berjudul Komisi VII: Ahok Hanya Bisa Marah-marah, Bukan Kerja yang diunggah oleh kanal berita politik.rmol.id pada Minggu (5/3/2023).
Artikel ini mengulas kritik menohok Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto, kepada Ahok yang menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina (Persero). Mulyanto membeberkan bahwa Ahok seharusnya melakukan evaluasi terkait perawatan sejumlah kilang minyak yang kerap kali mengalami kebakaran.
Terlepas dari isi video tersebut, hingga sekarang juga tidak ada informasi valid atau kredibel mengenai klaim Menteri BUMN mencopot jabatan Ahok sebagai Komisaris Utama.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar yang disebarkan kanal YouTube CCTV POLITIK adalah keliru.
Informasi yang telah tersebar tersebut masuk dalam hoaks kategori konten menyesatkan.
Berita Terkait
-
Kebakaran Telan Banyak Korban, Erick Thohir Tentukan Nasib Depo Pertamina Plumpang Sore Ini
-
Pemain Naturalisasi Cuma Satu di Liga Indonesia Musim Depan, Ini Kata Erick Thohir
-
Erick Thohir Rapat Pemindahan Depo Pertamina Plumpang Sore Ini
-
Wacana Pencopotan Direksi Pertamina Mengemuka Usai Depo Plumpang Terbakar
-
Usai Bertemu Erick Thohir, Jaksa Agung Ungkap Ada Kasus Baru yang Bakal Diusut di BUMN
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Sudah Dapat 4 Juta Ha Lahan, Agrinas Akan Buka 400.000 Ha Kebun Sawit Baru
-
Ancaman 36 Tahun Penjara untuk Taufik Hidayat Menanti
-
Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan
-
Penyeragaman Kemasan Rokok Akan Picu Masalah-masalah Baru
-
Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!
-
Kasus Suap Bupati Kuansing, Sejumlah Lokasi Digeledah KPK
-
Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite
-
Empat Siswa dari Wolo Raih Beasiswa ke Sekolah Unggulan, Potret Pentingnya Pemerataan Pendidikan
-
Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan
-
Agrinas Palma Buka 20.000 Lowongan Pekerjaan di Perkebunan Sawit Hasil Sitaan Satgas PKH