Harta kekayaan Rafael Alun Trisambodo dikuliti habis-habisan pasca putranya, Mario Dandy Satriyo, menjadi tersangka penganiayaan David Latumahina.
Tak tanggung-tanggung, baru-baru ini sebanyak 40 rekening Rafael diblokir karena mencatat mutasi sampai sebesar Rp500 miliar. Bukan hanya itu, Rafael juga terungkap tidak melaporkan semua aset kekayaannya, termasuk Jeep Wrangler Rubicon yang ditunggangi Dandy.
Malah sosok Ahmad Saefudin lah yang kemudian ditemukan sebagai pemilik mobil mahal seharga miliaran rupiah tersebut.
Menariknya, Ahmad Saefudin terungkap tinggal di gang sempit di kawasan Mampang, Jakarta Selatan dan disebut-sebut kurang mampu sampai berhak menerima bantuan langsung tunai (BLT).
Perihal pemberian BLT ini juga dikonfirmasi oleh Kamso, Ketua RT setempat. "Masih (Ahmad Saefudin masih bisa dihubungi), masih ada kontak, betul (penerima) BLT, KTP (juga) masih di sini," tutur Kamso, dikutip pada Kamis (9/3/2023).
"Rp600 ribu, waktu kemarin tahun 2022. Selalu terima karena hak dia masih terdata sebagai penerima bansos dan BLT, KTP real masih di sini," sambungnya, dikutip dari kanal YouTube Official iNews.
Bukan hanya itu, Kamso mengaku mendapat informasi dari Ahmad Saefudin langsung soal dirinya yang bekerja di Inafis Mabes Polri. Informasi ini didapatkannya sekitar tahun 2021-2022.
"Kalau kerjanya yang terakhir yang saya dapat info langsung dari Saudara AS bekerja sebagai pegawai honorer di Inafis. Ahmad Saefudin yang berkata, 'Pak RT saya sekarang sudah bekerja di Inafis'. Saya bilang, 'Alhamdulillah, kamu sudah bekerja'," lanjutnya.
Namun Kamso memang tidak mengetahui detail jabatan pekerjaannya. Ditambah dengan Ahmad Saefudin yang sudah tidak menempati kontrakannya sejak beberapa tahun lalu membuat Kamso tidak banyak berkomunikasi, hanya saja warganya itu masih bisa dihubungi via WhatsApp.
Baca Juga: Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Terhadap David oleh Mario Dandy Digelar Hari Ini!
Namun semua sudah berubah, sebab Kamso mengaku semakin sulit menghubungi Ahmad Saefudin. Bahkan Kamso mengaku ditekan oleh oknum pejabat polisi untuk tidak lagi mencari Ahmad Saefudin.
Kamso sampai berdebat dengan perwira menengah polisi yang meneleponnya tersebut. Pasalnya Kamso diminta untuk mengayomi warganya dengan tidak mencari Ahmad Saefudin.
"Saya bilang, 'Saya justru mengayomi warga saya. Dengan adanya kasus seperti ini, justru saya harus memanggil, karena hak seorang RT'," beber Kamso.
"Intinya saya mau memanggil Saudara Ahmad Saefudin untuk mengonfirmasi, artinya betul atau tidak KTP kamu dipinjmkan oleh seseorang. Itu aja sebenarnya selesai, selanjutnya terserah penyidik," imbuhnya.
"Dan si perwira menengah itu minta nggak usah diteruskan, udah, diam saja?" tanya Aiman Witjaksono kepada sang Ketua RT.
"Iya, dia bilangnya suruh bikin surat pemanggilan dari kepolisian untuk (memanggil) Saudara AS," balas Kamso.
Menurut Kamso, saat itu oknum polisi meneleponnya memakai nomor ponsel Ahmad Saifudin. Di sisi lain, Kamso juga sudah tidak mengurusi lagi lantaran nomor Ahmad Saefudin kini sama sekali tidak bisa dihubungi.
Berita Terkait
-
AGH Shocked di TKP Benar Adanya, Namun Tidak Menolong Korban yang Dianiaya Mario Dandy Satriyo
-
Bukan Cuma Cengengesan, Shane Lukas dan AGH Penganiaya David Masih Sempat Gitaran Saat Diperiksa Polisi?
-
AG Resmi Ditahan, Publik Belum Puas: Kawal Sampai Vonis
-
Tidak Disangka, Mario Dandy Satriyo Mengakui AGH Cuma Adik Usai Menganiaya David Latumahina
-
Dikawal Ketat, AG Pacar Mario Dandy Dibawa ke LPKS Cipayung untuk Ditahan
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Wakil Jaksa Agung Bantah Rotasi Pejabat Kejagung Buntut Kasus Febrie Adriansyah, Tapi Penyegaran
-
Desain KDMP Dinilai Melenceng, Berisiko Jadi Proyek Politik Pemerintah
-
Prancis Bak Neraka Bocor, 20 Ribu Warlok dan Turis Dievakuasi Akibat Kebakaran Hutan Ekstrem
-
Here We Go! Daftar Resmi Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026: Bertabur Bintang
-
Pembangunan Daerah Terus Berjalan, Dasco - Cucun Terima Dialog APKASI
-
KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
-
Bukan Cedera, Ini Alasan Debut Mariano Peralta Bersama Persib Tertunda
-
Teknologi Logistik AI Ubah Masa Depan E-Commerce Indonesia
-
Rakyat Tidak Keberatan Membayar Pajak, Asal Negara Tahu Cara Mengelolanya
-
Jordi Amat Ungkap Modal Penting Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026