Mulai menyulut rokok sampai cuma memberikan tangan bisa disimak dalam rekonstruksi yang digelar Polda Metro Jaya.
Sembari mengatakan, "Kamu siapa, saya pemilik rumah itu!" dengan suara bergetar saksi kunci N menunjuk Mario Dandy Satriyo, tersangka penganiayaan brutal atas anak korban D. Mereka tengah berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) salah satu perumahan elite di kawasan Ulujami, Jakarta Selatan (10/3/2023). Untuk melakukan rekonstruksi peristiwa pada Senin (20/2/2023) malam.
Tidak sanggup meneruskan, saksi kunci N menangis serta didampingi para petugas Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban atau LPKS. Sementara tersangka Mario Dandy Satriyo (20) dan Shane Lukas Rotua Pangodian Lumbatoruan (19) tetap berada di posisi masing-masing.
Dikutip dari kanal News Suara.com, dari rekonstruksi kasus penganiayaan ini bisa diketahui secara gamblang peristiwa nahas bagi remaja bernama Cristalino David Ozora Latumahina yang terjadi malam itu. Di depan mantannya sendiri, anak berhadapan dengan hukum AGH serta pacar mantannya, Matio Dandy Satriyo.
Kelakuan yang bikin mengelus dada--utamanya disaksikan orangtua yang tengah membesarkan anaknya--adalah perilaku anak berhadapan dengan hukum. Remaja puteri usia 15 tahun yang mengundurkan diri dari salah satu sekolah ternama Ibu Kota Jakarta.
Ia, yang diperagakan oleh salah satu sosok berdasar penunjukan tim penyidik, mengingat AGH adalah masih berusia belia--mengisap rokok saat menyaksikan anak korban D dihajar Mario Dandy Satriyo.
Saat korban sedang melakukan "sikap tobat", AG mengambil rokok di dekat kepala korban dan membakar rokok miliknya. Dalam reka ulang ini, terlihat AG menyalakan rokok dan mengisapnya.
Atau berdasarkan penyebutan yang disampaikan ayah tersangka Shane Lukas Rotua Pangodian Lumbantoruan sebagaimana dikutip dari kanal YouTube MetroTV, kejadian ini adalah "pembantaian" dan membuatnya bisa menangis pula.
Akan tetapi, alih-alih sebatas merokok. Saksi kunci N menyatakan meminta AGH menahan kepala David dengan pahanya.
Namun AGH tidak menahan kepala David dengan cara memangku, melainkan sebatas menggunakan tangan.
"Tolong kamu bantu, kasih paha kamu di bawah tangan saya seperti bantal," demikian dibacakan penyidik Polda Metro Jaya dalam rekonstruksi, menirukan ucapan saksi N.
"Tapi anak AG diam saja dan membantu menggunakan tangan," lanjut penyidik membacakan adegan rekonstruksi.
Kemudian, suami N, taitu saksi R datang. Keduanya adalah orangtua RZ, anak mereka dan teman anak korban D. Saksi N meminta R mengambil mobilnya (Suzuki Ertiga) untuk mengevakuasi anak korban D. Di saat itu datang tiga sekuriti kompleks perumahan.
"Satu saksi membantu membukakan mobil dengan posisi kaki terlebih dahulu dan saksi R membantu menarik kaki korban saat dimasukkan ke dalam mobil," jelas penyidik.
Kemudian anak korban D dilarikan ke rumah sakit di bilangan Permata Hijau, Jakarta Barat. Adapun reaksi Mario Dandy Satriyo dan anak berhadapan dengan hukum AG hanya menonton evakuasi.
"Saat evakuasi posisi MDS dan AG hanya melihat korban dievakuasi, kemudian R membawa D ke rumah sakit," demikian dibacakan penyidik Polda Metro Jaya.
Berita Terkait
-
Outfit Mario Dandy Satriyo dan Shane Lukas Saat Rekonstruksi, Sepatu Sport Mahal sampai Celana Pendek Modis: Waktu Kejadian Pakai Apa?
-
Terima Kasih Mario Dandy Satriyo, Anak yang Buka Kotak Pandora Sekaligus Bikin Bapaknya Kesulitan Akses Safety Box Deposit Miliaran Rupiah
-
Muncul Oknum Manfaatkan Kondisi David Ozora, Minta Donasi dengan Nama Dhani Chan
-
KPK Menyatakan Benar, Pemilik Nama di STNK Jeep Wrangler Rubicon yang Dipakai Anak Rafael Alun Trisambodo Bekerja sebagai Cleaning Service
-
Tidak Mengakui Jeep Wrangler Rubicon Miliknya, Rafael Alun Trisambodo Sebut Harley-Davidson Kepunyaan Anak Menantu
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi
-
Isu Nama Jawa Barat Diganti Jadi 'Tatar Sunda' Viral, Pemprov Beri Penjelasan
-
Daftar Harga 5 Lipsstik Dior yang Asli, Tahan Lama dan Tak Bikin Bibir Kering
-
Demi Children of Heaven, Hanung Bramantyo Minta Manoj Punjabi Keluar dari Zona Nyaman
-
Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh
-
6 Ciri Lipstik Maybelline Asli dan Palsu Agar Bibir Tidak Menghitam
-
Gus Miftah: Pesantren Harus Jadi Benteng Lawan Bullying dan Kecanduan Gadget
-
Turun Stasiun, Langsung Jalan-Jalan! 5 Rekomendasi Destinasi Wisata Praktis di Purwakarta
-
Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena
-
Cipanas Diterjang Banjir, Wabup Lebak Amir Hamzah Turun Langsung Sisir Permukiman Warga