Masuk di industri film dewasa, sosok Stormy Daniels sanggup memojokkan Donald Trump.
Tidak dinyana, sosok Donald Trump yang terkenal dengan pernyataan pedas dan tindakan keras, sukses bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un bisa bertekuk lutut di depan seorang bintang porno alias film dewasa. Saat ini ia tengah ditahan di New York City (NYC) untuk mempertanggungkan kasus kriminal, salah satunya terkait Stormy Daniels. Bintang porno yang telah membintangi banyak film dewasa.
Bukan Stormy Daniels namanya, bila ia tidak sanggup mengatasi Donald Trump. Sebagaimana komentar Judd Apatow, salah seorang sutradara Hollywood, kepada The New York Times.
"Ia bukan seseorang yang bisa diremehkan," puji Judd Apatow kepada Stormy Daniels.
Disebutkan bahwa dalam beberapa hal perempuan seksi ini dinilai memiliki banyak kesamaan dengan Donald Trump. Menurut mantan koleganya, ia sosok perempuan cerdik dalam menyusun dan memasarkan citranya sendiri untuk mengejar kesuksesan.
Sebagai sutradara film, Stormy Daniels tidak takut memecat orang atau memberikan penugasan saat diperlukan.
"Ia adalah seorang perempuan pengusaha yang sangat serius dan seorang pembuat film," lanjutnya.
Dikutip kanal News Suara.com dari The Independent UK, kasus antara Stormy Daniels dan Presiden Amerika Serikat ke-45 Donald Trump bermula saat bintang panas ini sibuk tur "Make America Horny Again".
Donald Trump sendiri, saat kampanye juga melancarkan jargon "Make Amerika Great Again".
Saat Stormy Daniels manggung di Pittsburgh, Amerika Serikat 10 menit pertama, Rudy Giuliani, pengacara Donald Trump memberikan pengakuan di stasiun televisi Fox News bahwa Donald Trump menyetujui pembayaran uang suap senilai 130 ribu dolar Amerika Serikat (AS) untuk Stormy Daniels sebagai mantan kekasih. Padahal sebelumnya Rudy Giuliani menyampaikan penyangkalan terhadap kasus suap ini.
Akibatnya, jaksa negara bagian New York langsung mengajukan tuntutan terhadap Donald Trump. Tuntutan ini sekaligus menjadi tuntutan pidana perdana terhadap mantan presiden sepanjang sejarah negeri itu.
Donald Trump sendiri awalnya membantah terjadinya perselingkuhan dengan Stormy Daniels. Lewat kuasa hukumnya, Donald Trump menuduh Stormy Daniels melakukan pemerasan.
Dikutip dari Reuters, Stormy Daniels yang kini berusia 44 tahun dan memiliki nama asli Stephanie Clifford adalah kelahiran Baton Rouge, Louisiana.
Ia terang-terangan menyatakan pernah berhubungan seks dengan Donald Trump pada 2006. Atau setahun setelah Donald Trump menikahi Melania Trump. Juga lebih dari satu dekade sebelum pencalonan Trump sebagai POTUS atau President Of The United States.
Saat itu, ia dikenalkan kepada Donald Trump di sebuah kejuaraan golf di Lake Tahoe. Santap malam bersama, dan Donald Trump memamerkan sebuah majalah golf dengan cover wajahnya.
Terjadi peristiwa dewasa meski belum sampai di tempat tidur, yang diakui Stormy Daniels di program televisi CBS "60 Minutes" pada 2018.
Sesudahnya, Donald Trump menanyai Stormy Daniels apakah mau menjadi bintang di TV show "Celebrity Apprentice". Serta memberikan pujian kepadanya, bahwa Daniels mengingatkannya kepada anak perempuan Trump.
Setelah itu Stormy Daniels pamit ke kamar kecil dan kemudian terjadilah kontak seksual di mana kedua belah pihak tidak berkeberatan.
"Rasanya saya sudah membuat keputusan buruk karena masuk ke kamar seseorang sendirian," paparnya di CBS.
Mereka tetap berhubungan lewat telepon sesudahnya, dan jumpa lagi setahun sesudahnya, Juli 2007 untuk membicarakan kemungkinan Stormy Daniels masuk di acara Celebrity Apprentice. Sekali lagi Donald Trump minta kesediaan Daniels untuk kontak seksual di hotel namun ditolak. Dan satu bulan kemudian Donald Trump menyatakan Stormy Daniels tidak bisa jadi salah satu bintang tamu di acara TV nya.
Lantas beberapa menjelang Donald Trump diambil sumpahnya sebagai Presiden Amerika Serikat ke-45 Stormy Daniels disodori uang tutup mulut senilai 130 ribu dolar AS tadi.
Berita Terkait
-
Donald Trump Ditahan di NYC, Jadi Presiden Amerika Serikat Pertama yang Tersandung Pasal Kriminal
-
6 Kontroversi Donald Trump, Nomor 4 Tidak Percaya Pandemi Covid-19
-
Donald Trump Resmi Diadili, Ini Deretan Kasus yang Pernah Menjeratnya
-
Breaking News: Donald Trump Ditahan di New York City
-
Cetak Sejarah! 5 Fakta Donald Trump Didakwa Atas Tindak Kriminal
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'