/
Jum'at, 14 April 2023 | 16:13 WIB
Ilustrasi Zakat Fitrah. (Freepik/odua)

Idul Fitri adalah hari kemenangan yang diraih kaum Muslim pasca menjalani ibadah sepanjang bulan Ramadhan. Namun jangan lupa, ada satu kewajiban yang harus ditunaikan di akhir bulan Ramadhan, yakni membayar zakat fitrah.

Namun sebagaimana ibadah yang lain, zakat fitrah harus dilakukan dengan cara yang benar. Ustaz Adi Hidayat membagikan tutorial lengkap menunaikan zakat fitrah.

Siapa yang Menunaikan Zakat Fitrah?

Yang pertama, perlu diketahui bahwa zakat fitrah bersifat wajib untuk umat Islam dengan setidaknya empat kriteria berikut ini:

1. Beragama Islam
2. Merdeka
3. Mengalami pergantian waktu dari bulan Ramadhan ke Syawal
4. Memiliki harta berlebih atas kebutuhan diri sendiri serta tanggungannya pada Hari Raya dan malam harinya

Tutorial Zakat Fitrah ala Ustaz Adi Hidayat

Sedangkan dikutip dari kanal YouTube Adi Hidayat Official, berikut ini adalah tata cara pelaksanaan zakat fitrah yang benar.

Disebutkan di dalam hadis Rasulullah SAW yang disampaikan Ibnu Abbas RA, yang bunyinya:

"Dari Ibnu Abbas RA, ia berkata, 'Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah untuk membersihkan orang yang berpuasa dari perkataan sia-sia dan perkataan kotor, dan sebagai makanan bagi orang-orang miskin. Barang siapa yang menunaikannya sebelum salat (Idul Fitri), berarti ini adalah zakat yang diterima, dan barang siapa yang menunaikannya setelah salat (idul fitri) maka hal itu merupakan sedekah biasa," (HR Abu Daud, Ibnu Majah, dan Daru Quthni).

Baca Juga: Teks Takbiran Idul Fitri Pendek dan Panjang Lengkap dengan Bacaan Dzikirnya

Dengan demikian, jelas bila salah waktu atau timing menunaikan zakat fitrah dapat membuatnya menjadi sia-sia. Bukannya menggugurkan kewajiban berzakat fitrah, zakat yang dikeluarkan tetap berpahala tetapi hanya menjadi sedekah biasa.

Lalu zakat fitrah yang diwajibkan oleh Rasulullah SAW adalah satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum atas umat muslim, baik hamba sahaya maupun merdeka, laki-laki maupun perempuan, kecil maupun besar. Rasulullah SAW memerintahkan agar zakat fitrah ini ditunaikan sebelum orang-orang keluar salat Idul Fitri.

Bila dikonversikan jenisnya, dari gandum dan kurma diubah ke makanan pokok yang berlaku di daerah tersebut. Sedangkan ukurannya, kira-kira setara 2,5 sampai 3 kilogram beras, atau 3,5 liter beras.

Filosofinya, dijelaskan Ustaz Adi Hidayat, adalah untuk memberikan logistik makanan pokok kepada orang-orang yang tidak mempunyai suport logistik makanan. Maknanya supaya orang tersebut bisa makan dan berbuka, menunjukkan hari itu sudah tidak lagi berpuasa.

Niat Zakat Fitrah

Mengutip NU Online, berikut adalah niat zakat fitrah yang bisa Anda baca:

Load More