Lebaran sebentar lagi. Salah satu tradisi yang melekat tentu saja melakukan perjalanan pulang kampung alias mudik. Bahkan pemerintah telah menyiapkan berbagai rekayasa lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan kendaraan.
Namun selain perkara lalu lintas, kaum Muslim yang melakukan perjalanan mudik jangan sampai lupa menunaikan ibadah salat wajib. Lalu seperti apa caranya? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini.
Dilihat di kanal YouTube Audio Dakwah, Ustaz Adi Hidayat menekankan kunci utama mengerjakan salat di perjalanan. "Enggak usah memaksakan diri," tegas Ustaz Adi Hidayat, dikutip pada Minggu (16/4/2023).
"Kalau Anda memungkinkan tayamum dalam posisi yang bisa menunaikan salat di kendaraan, silakan tunaikan. Sekarang lebih banyak, bisa di kereta api, di bus, di pesawat, silakan tunaikan," sambungnya.
Dalil bertayamum, dijelaskan Ustaz Adi Hidayat, ada di QS Al-Ma'idah: 6. "Apa tayamumnya? Bukan tanah, tapi debu. Debu pasti ditemukan di manapun tapi yang menempel di tempat yang baik," jelasnya.
"Kalau memungkinkan salatnya dengan sempurna di situ, di kendaraan sambil duduk, maka tunaikan. Bukan dalam posisi Anda punya kondisi darurat yang lain, (misalnya) mengendarai kendaraan, atau pakaian Anda kena najis yang belum bisa dibersihkan," imbuhnya.
Lantas apa yang harus dilakukan apabila tidak bisa menunaikan salat di perjalanan? Ustaz Adi Hidayat mengingatkan adanya keringanan alias rukhsah.
"Di mana sampainya di situ, di situlah ditunaikan salat Anda. Jadi kalau bisa ditunaikan di kendaraan, tunaikan di kendaraan," tutur Ustaz Adi Hidayat.
Petinggi PP Muhammadiyah itu juga menjelaskan adanya fikih mazhab syafi'i, yakni salat di kendaraan hanya untuk menghormati masuknya waktu ibadah tetapi harus diulangi lagi setibanya di tempat tujuan. Namun ada pula jumhur lain yang berpendapat salat di kendaraan sudah menggugurkan kewajiban.
Baca Juga: Resep Kue Kering Semprit Susu Cuma 3 Bahan, Simple Anti Gagal
"Kalau Anda di kendaraan bisa menunaikan dengan baik, maka itu yang utama. Kalau tidak menunaikan tidak dengan sempurna, maka saat Anda tiba di tempat istirahat, tunaikanlah di situ dengan sempurna," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Tiket Kereta Api Tanggal 24 April Nyaris Habis, Penumpang Bisa Pakai Connecting Train
-
Berencana Mudik Pakai Pesawat? Begini Cara Jaga Kesehatan Anak Selama Penerbangan Jarak Jauh
-
5 Hal yang Bisa Kamu Lakukan saat Mudik ke Kampung Halaman, Mau Coba?
-
Tips Mudik Nyaman dan Aman dari Menteri PPPA: Ajarkan Anak Jangan Gampang Percaya dengan Orang Asing
-
Masyarakat Diimbau Hindari Puncak Arus Mudik dan Arus Balik
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Portal Mitra BGN: Cuma Kosmetik Digital yang Tekuk di Tangan Pejabat?
-
1.200 Aparat Amankan GBK, Kawal Ketat Duel Timnas Indonesia vs Mozambik
-
Mengintip Potensi Ekowisata Lakkang, Permata Tersembunyi di Tengah Kota Makassar
-
Terseret Arus Hingga 28 Mil, Nahkoda Kapal Mesuji Ditemukan Tak Bernyawa di Perairan Sumsel
-
Unggul Cuma Semenit, Kemenangan Timnas Putri Indonesia Digagalkan Kamboja di Arcamanik
-
Penantian 4 Hari Berakhir Duka: Tubuh Kecil Kenji Ditemukan 1,5 KM dari Arus Way Pisang
-
Apa Bedanya Cushion Skintific Hijau dan Pink? Cek Manfaat dan Harganya
-
Aldi Satya Mahendra Tantang Elite Dunia di Misano Demi Amankan Posisi Klasemen
-
Isi Tas Ransel Sekdin Muara Enim Bikin Kaget: Ada Uang Rp323 Juta Hasil Korupsi Proyek
-
Kasus Dadan-Silmy Dikaitkan Konflik Elite: 'Stop Maklumi Korupsi Atas Nama Politik'