Hubungan dua penyanyi muda Tanah Air, Mahalini dan Rizky Febian, menjadi sorotan publik. Apalagi karena keduanya tampak semakin serius berhubungan kendati ada perbedaan agama di antara mereka.
Banyak yang menduga Mahalini akan berpindah keyakinan menjadi seorang Muslim mengikuti Rizky Febian. Dugaan ini semakin kencang berembus setelah Mahalini kedapatan ikut berpuasa di bulan Ramadhan.
Hal ini terungkap dari vlog yang diunggah Putri Delina. Mahalini rupanya diajak untuk buka puasa bersama keluarga kekasihnya tersebut.
"Tapi Kak Lini puasa?" tanya Putri Delina, dikutip pada Minggu (16/4/2023).
Tanpa basa-basi pelantun "Sial" itu mengiyakan pertanyaan Putri Delina, "Puasa."
Rizky Febian lantas ikut menimpali dan membongkar momen sahur bersama Mahalini. "Dia ikut sahur, ya seru," ucap Rizky Febian.
Mahalini lantas menjelaskan tidak ada perbedaan signifikan antara menjalani puasa Ramadhan di Bali, yakni kampung halamannya, dengan di Jakarta.
"Sama aja sebenarnya, cuma karena jam di Bali lebih cepet," tutur Mahalini.
"Cuma kalau di Bali itu buka puasanya jam setengah 7 malam, imsaknya lebih lama, buka puasanya lebih lama," imbuh Rizky Febian.
"Tapi intinya sama ya guys," kata Putri Delina menengahi.
Kelanjutan hubungan dua penyanyi yang kerap mencetak hits ini memang menjadi sorotan publik. Sule sendiri selaku orang tua Rizky Febian mendorong anaknya agar segera menikah.
Namun kini beredar kabar bahwa hubungan Mahalini dan Rizky Febian sebenarnya belum direstui. Hal ini bermula dari komentar warganet soal peliknya hubungan berbeda agama yang dibacakan di salah satu podcast. Mahalini kebetulan menjadi bintang tamu di podcast tersebut.
"Mau udahan tapi sayang, enggak udahan malah enggak ada ujungnya," ujar Marlo Ernesto selaku pembawa acara.
Marlo lalu mengisengi Mahalini hingga penyanyi jebolan Indonesian Idol itu mengaku sudah mendapat restu, "Sorry, Bang, saya sih direstui ya."
Marlo pun semakin menjadi-jadi menjahili Mahalini, "Ih keren, berarti sudah siap (untuk menikah) lah ya?"
Namun Mahalini memilih untuk mengalihkan pembicaraan, "Jangan bahas ah."
Berita Terkait
-
Ditawari Mualaf oleh Pengurus Masjid, Denny Sumargo: InsyaAllah Pak, Didoain Aja
-
Apa Kriteria Pemudik yang Tidak Wajib Puasa? Simak Penjelasan Buya Yahya
-
Bolehkah Bayar Utang Puasa Ramadhan Bareng Puasa Syawal? Ustaz Abdul Somad Bilang Begini
-
Agar Sehat dan Bugar Saat Puasa, Ini 3 Tips Kebutuhan Nutrisi Selama Ramadhan
-
Pasca Putuskan Mualaf, Paul Pogba Sebut Al-Quran Beri Tuntunan Hidup
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Saat Dua Kepribadian Bertolak Belakang Dipertemukan di Brewing Love
-
Segrup dengan Timnas Indonesia, Vietnam Gelar TC di Korsel Jelang Piala AFF 2026
-
PTPN I Regional Lampung Ungkap Alasan Seret Kakek Mujiran ke Meja Hijau: Biar Ada Efek Jera
-
6 Cushion Non-Comedogenic untuk Makeup Mulus Tanpa Khawatir Wajah Breakout
-
Garangnya Spesifikasi Realme 16T: Baterai Jumbo 8.000 mAh, Kameranya Sony IMX852 50 MP!
-
Harga Mobil Listrik Tetap Murah Meski Ada Kebijakan Baru? Begini Kata BRI Finance
-
Berikut Ini 5 Pemenang Program BRI Debit FC Barcelona yang Siap Wujudkan Mimpi
-
Persib Tanpa Kurzawa dan Klok Saat Hadapi Persijap di Laga Penentuan Juara
-
Pencitraan Kiki Narendra di Series Ini Sentil Realita Politik, Netizen: Mirip Tokoh Aslinya!
-
Ekonomi Pancasila Prabowo, Kemandirian Bangsa atau Monopoli?