/
Senin, 24 April 2023 | 10:33 WIB
Cek fakta Bharada E dieksekusi oleh geng Ferdy Sambo. ([YouTube/INDO NEWS UPDATE])

Bharada E atau Richard Eliezer saat ini masih ditahan di penjara setelah terlibat dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J

Dijatuhi vonis 1,5 tahun, kini Bharada E mendekam di sel tahanan Rutan Bareskrim Polri Lapas Klas IAA Salemba, Jakarta Timur.

Namun belakangan, beredar kabar bahwa Bharada E diekseskusi oleh geng Ferdy Sambo di dalam sel penjara hingga kondisinya memprihatinkan.

Kabar itu sendiri dibagikan oleh kanal YouTube INDO NEWS UPDATE yang mengunggah sebuah video singkat berjudul "TERAGIS! DIEKSEKUSI GENG FERDY SAMBO DI SEL, KONDISI BHARADA ELIEZER MEMPERIHATINKAN".

Keterangan serupa juga terlihat dalam thumbnail video. Tampak potret seorang lelaki berada di dalam sel penjara yang diduga Richard Eliezer, sementara polisi juga menangkap Ferdy Sambo dalam kondisi telanjang dada.

Hingga kini, video tersebut telah disaksikan sebanyak lebih dari 3.200 penayangan. Lantas, benarkah Bharada E dieksekusi oleh geng Sambo di dalam sel?

CEK FAKTA:

Setelah menonton video berdurasi 2 menit 29 detik tersebut, tidak ada bukti valid ataupun pernyataan resmi yang menyatakan bahwa Richard Eliezer dieksekusi oleh geng Ferdy Sambo di dalam sel penjara.

Narator dalam video tersebut hanya menayangkan kembali kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yang dilakukan oleh Ferdy Sambo cs.

Baca Juga: Salshadilla Juwita Sungkem, Jadi Omongan gegara Satrio Dewandono Cium Bibir: Harusnya Nggak Boleh, Bukan Anak Kandung

Hingga akhir video, tidak ada informasi kredibel yang dapat membuktikan klaim seperti yang tertera pada judul video.

Pengunggah video juga menggunakan foto yang telah direkayasa dalam thumbnail sehingga dapat menimbulkan opini atau asumsi menyesatkan. Tak hanya itu, Bharada E juga tidak menganut agama Islam sehingga tak merayakan lebaran.

Kesimpulan:

Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Bharada E dieksekusi oleh geng Ferdy Sambo di dalam sel merupakan berita palsu atau hoaks.

Unggahan tersebut dapat dikategorikan sebagai misleading content karena antara isi video dengan judul yang ditulis tidak memiliki keselarasan.

Catatan Redaksi:

Load More