/
Sabtu, 29 April 2023 | 11:52 WIB
Cek fakta Richard Eliezer dikeroyok di dalam lapas. ([YouTube/KANAL BERITA])

Richard Eliezer atau Bharada E dijatuhi hukuman 1,5 tahun penjara karena terlibat dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J

Belakangan, beredar kabar bahwa Bharada E telah dikeroyok hingga kritis oleh orang bayaran Ferdy Sambo di dalam lapas.

Informasi tersebut disebar oleh kanal YouTube KANAL BERITA yang mengunggah video berjudul "BHARADA E DIKEROYOK DALAM SEL // TERNYATA ORANG SURUHAN SAMBO".

Pada thumbnail terdapat narasi serupa beserta foto beberapa orang menghajar seorang lelaki di balik jeruji penjara.

Hingga kini, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 1.700 penayangan. Lantas, benarkah Bharada E dikeroyok di dalam penjara hingga kritis?

CEK FAKTA:

Keterangan yang tertulis pada judul video merupakan informasi salah. Setelah menonton video berdurasi 8 menit 5 detik itu, tidak ada penjelasan secara resmi ataupun bukti valid yang mendukung klaim tersebut.

Narator dalam video hanya membacakan kembali bahwa ada kanal YouTube lain yang menayangkan kabar serupa. Namun, narator mengonfirmasi bahwa itu merupakan kabar palsu.

Hingga akhir video, tidak ditemukannya pernyataan yang menyebutkan bahwa Bharada E dikeroyok oleh orang suruhan Ferdy Sambo di dalam lapas.

Baca Juga: 6 Fakta WN Australia Ludahi Imam Masjid: Diduga Terganggu Suara Ngaji, Kini Diamankan Polisi

Kesimpulan:

Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Richard Eliezer dikeroyok sampai kritis oleh orang bayaran Ferdy Sambo merupakan berita palsu atau hoaks.

Unggahan itu tidak memiliki korelasi antara judul dan isi vidoe, sehingga dapat dikategorikan sebagai konten menyesatkan.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More