/
Senin, 01 Mei 2023 | 10:48 WIB
Cek fakta Rizky Billar keceplosan tentang uang panas Rafael Alun. ([YouTube/Galeri Seleb])

Nama Rizky Billar belum lama ini terseret dalam kasus pencucian uang Rafael Alun lantaran muncul kabar artis berinisial R terlibat dalam aksi tersebut.

Belakangan, beredar kabar bahwa Rizky Billar keceplosan menyebut bahwa uang yang diberikannya kepada Lesti Kejora merupakan uang panas milik Rafael Alun.

Kabar itu dibagikan oleh kanal YouTube Galeri Seleb yang mengunggah video berjudul "Lesti Kejora Tak Menyangka, Ternyata Dibelakangnya Rizky Billar Katakan Ini: Sebut Duitnya Halal".

Pada thumbnail terdapat narasi yang berbunyi, "Rizky Billar kembali keceplosan terkait uang 'panas' Rafael Alun".

Tampak potret Lesti Kejora tengah menggendong seorang bayi dan Rizky Billar serta Rafael Alun yang dikawal polisi.

Hingga kini, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 2.100 penayangan. Lantas, benarkah Rizky Billar keceplosan terkait kasus pencucian uang Rafael Alun?

CEK FAKTA:

Setelah menonton video berdurasi 3 menit 17 detik tersebut, klaim bahwa Rizky Billar keceplosan terkait uang panas milik Rafael Alun adalah salah.

Tidak ada bukti valid ataupun penjelasan secara resmi yang menyatakan bahwa Rizky Billar terlibat dalam kasus pencucian uang tersebut.

Baca Juga: Daya Tarik Pantai Sayang Heulang, Destinasi Wisata Air Favorit di Garut

Narator dalam video itu hanya membacakan kabar tentang pencucian uang yang dilakukan Rafael Alun Trisambodo dan sejumlah artis yang ikut terlibat, salah satunya artis dengan inisial R seperti Raffi Ahmad dan Rizky Billar.

Namun hingga akhir video, tidak ada cuplikan tayangan yang menjelaskan jika Rizky Billar keceplosan terkait uang panas milik Rafael Alun.

Tak hanya itu, foto yang digunakan dalam thumbnail merupakan hasil editan.

Kesimpulan:

Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Rizky Billar keceplosan tentang uang panas Rafael Alun merupakan berita palsu atau hoaks.

Unggahan tersebut tidak memiliki keselarasan antara isi dan judul video, sehingga dapat dikategorikan sebagai konten menyesatkan.

Load More