Pegiat media sosial sekaligus akademisi Ade Armando kembali menuai perhatian publik. Hal ini terkait dengan pernyataanya yang menyebutkan bahwa tak semua babi haram dimakan.
Pernyataan tersebut diungkapkan oleh dosen Universitas Indonesia itu di kanal YouTube CokroTV.
Pada kanal YouTube tersebut Ade mulanya berkomentar soal kasus makan babi yang dilakukan oleh Lina Mukherjee di mana dianggap sebagai penistaan agama. Ade kemudian menyatakan bahwa menurutnya, tidak semua babi haram dimakan.
"Saya tahu mayoritas umat Islam percaya bahwa babi itu haram, namun kita juga harus tahu bahwa tidak semua umat Islam percaya bahwa babi di masa ini haram dimakan," ujar Ade Armando melalui kanal YouTube CokroTv.
"Salah satu interpretasi mengatakan bahwa yang diharamkan adalah binatang bernama Khinzir, Kata itulah, kata khinzir yang digunakan dalam Alquran," imbuhnya.
Menurutnya khinzir tidak lah sama dengan babi ternak yang diajadikan makanan di era ini.
"Khinzir adalah hewan liar, hidup di gurun era di masa Nabi Muhammad hidup dulu, menyamakan khinzir dengan babi ternak adalah hasil interpretasi yang bisa diperdebatkan," ungkap Ade.
"Karena itu jika khinzir kharam tidak otomatis berarti babi ternak pun diharamkan," tambahnya.
Penyataan kontroversial Ade Armando tersebut sontak mengundang berbagai respons. Bahkan ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Cholil Nafis turut berkomentar atas pernyataan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tersebut.
Baca Juga: Kisah Fahmi Bo Terpuruk hingga Bangkit Lagi Diangkat Jadi Buku
"Babi (khinzir) diharamkan karena dilarang Allah dalam Al-Qur’an QS Al-Maidah ayat 3, hikmahnya karena menghindari bahaya pada diri sendiri, yaitu daging babi dapat menularkan penyakit," tulis Cholil dalam cuitan di akun Twitter miliknya pada Kamis, 18 Mei 2023.
"Semua daging babi, baik ternak atau hutan, haram dimakan karena perintah Allah, buka karena membahayakan yang lain," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Batam Buka Program Pelatihan Gratis untuk 1.984 Pencaker, Yuk Ikutan!
-
Tekuk Liverpool di Anfield, Roy Keane Hardik Pemain Manchester City Tak Hormati Lawan
-
Skandal Suap DJKA: KPK Dalami Peran 18 Anggota DPR RI Periode 2019-2024, Ini Daftar Namanya
-
5 Kontroversi Ratu Rizky Nabila, Ngaku Diselingkuhi sampai jadi Istri Kedua
-
Menkomdigi Siapkan Regulasi Lindungi Karya Pers dari Kecerdasan AI
-
Jelang 16 Besar ACL 2, Bojan Hodak Bicara Mengenai Kekuatan Ratchaburi FC
-
Kabar Baik! Istana Percepat Hapus Tunggakan BPJS Triliunan, Tak Perlu Tunggu Perpres?
-
BKSDA Larang Mendaki Gunung Singgalang, Pendakian Ditutup!
-
Duel Udara Oke, Tackling Bersih! Profil Sebas Ditmer Bek Keturunan Indonesia di PSV Eindhoven
-
Gus Ipul Tegaskan Percepatan Sekolah Rakyat Nias Utara Prioritas Utama Presiden Prabowo