Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menerima audiensi Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu di Selalu Ada Kopi, Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Senin (9/2/2026). Audiensi membahas percepatan pembangunan Sekolah Rakyat.
Amizaro menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Nias Utara telah menyiapkan lahan seluas sekitar 5,4 hektare. Lahan tersebut berasal dari hibah masyarakat dan saat ini masih berproses secara administrasi.
Menanggapi hal tersebut, Gus Ipul menegaskan bahwa Kemensos pada prinsipnya siap mendukung dan mengawal percepatan Sekolah Rakyat di daerah. Ia menekankan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program prioritas Presiden yang harus didorong bersama agar segera terwujud di daerah.
“Kalau daerah cepat, kami juga cepat. Sekolah Rakyat ini program prioritas Presiden Prabowo. Jadi kita ingin semuanya berjalan secepat mungkin,” ujar Gus Ipul.
Gus Ipul juga menjelaskan bahwa salah satu hal penting dalam proses pembangunan Sekolah Rakyat adalah memastikan status lahan benar-benar clean dan clear. Menurutnya, kepastian ini penting agar pembangunan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
“Kita harus pastikan lahannya aman, tidak bermasalah secara hukum, dan tidak berada di wilayah rawan bencana. Jangan sampai sudah dibangun, lalu muncul persoalan atau bahkan terdampak bencana,” kata Gus Ipul.
Dalam audiensi tersebut, Bupati Nias Utara juga secara langsung meminta dukungan Kemensos untuk mendampingi dalam berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), agar proses pemenuhan persyaratan teknis dapat berjalan lebih terarah.
Menanggapi permintaan tersebut, Gus Ipul menyatakan kesiapan Kemensos untuk mendampingi.
“Akan kami dampingi. Tim kita siap menemani agar prosesnya jelas dan tidak bolak-balik,” ujar Gus Ipul.
Baca Juga: Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
Audiensi ini turut dihadiri Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kemensos Mira Riyati Kurniasih serta Kepala Dinas Sosial Kabupaten Nias Utara Eliyanus Harefa.***
Berita Terkait
-
Residu Pilkades Bikin Bansos Melenceng, KemendesKemensos Satukan Data Desa
-
Mata Tua Bersinar Kembali: Kemensos Bagi-Bagi Harapan Lewat Operasi Katarak Gratis di 5 Kabupaten
-
Wamensos Buka Pelatihan Sekolah Rakyat di Magelang: Siap Cetak Generasi Kaya & Berkarakter Kuat!
-
Kemensos Temukan Puluhan Juta Warga Miskin Belum Terlindungi PBI JKN
-
Motor Roda 3 dari Program Atensi Kemensos Bantu Wak Keple Bangkitkan Usaha
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Survei IPI: Sjafrie Sjamsoeddin Hingga Purbaya Masuk Bursa Bakal Capres 2029
-
Viral Drama Tetangga di Jakbar: Tegur Drummer Berisik, Pria Ini Dicekik, Kini Saling Lapor Polisi
-
Residu Pilkades Bikin Bansos Melenceng, KemendesKemensos Satukan Data Desa
-
Pengamat: JPN Kejaksaan di Proyek Chromebook Hanya Kawal Prosedur, Bukan Hapus Niat Jahat
-
Kenaikan Gaji Hakim Bisa Tekan Korupsi, KPK: Tapi Tergantung Orangnya
-
TNI Mulai Latih Prajurit untuk Pasukan Perdamaian Gaza
-
Mata Tua Bersinar Kembali: Kemensos Bagi-Bagi Harapan Lewat Operasi Katarak Gratis di 5 Kabupaten
-
Kebebasan Pers Memburuk, Skor IKJ 2025 Terendah Sepanjang Sejarah
-
Wamensos Buka Pelatihan Sekolah Rakyat di Magelang: Siap Cetak Generasi Kaya & Berkarakter Kuat!
-
Hapus Impunitas Oknum Aparat, Komisi XIII DPR Didorong Masukkan Revisi UU 31/97 ke Prolegnas