Moeldoko merupakan Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Moeldoko belakangan menjadi sorotan usai dituding memberikan perlindungan kepada Ponpes Al-Zaytun.
Isu Ponpes Al-Zaytun tambah memanas setelah Pendiri Ponpes Al-Zaytun, yaitu Imam Supriyanto menyampaikan pernyataan menohok.
Dirinya mengungkap bahwa Moeldoko memberikan akses perlindungan kepada Panji Gumilang berupa perlindungan kepolisian bila ada yang mengganggu.
“Dengan kewenangan pak Moeldoko, pak Panji itu diberi akses, kapan waktu ada masalah, ada gangguan dari pihak luar, dari pihak mana pun yang mengancam keselamatan Al-Zaytun, kontak saja ke Kapolres, Kapolda atau ke Mabes Polri,” ucapnya dikutip dari @undercover.id pada Jumat, (7/7/2023).
Imam sendiri mengaku tidak mengetahui pasti alasan Moeldoko memberikan akses tersebut kepada Panji Gumilang.
“Apakah memang dia tidak mengerti latar belakang pak Panji, atau hanya tahu di permukaan saja,” jelas Imam.
Imam mengabarkan tawaran Moeldoko kepada Panji Gumilang soal perlindungan dari pihak kepolisian itu belum lama disampaikan oleh mantan Panglima TNI itu.
“Ketika sudah jadi KSP, kan mulai pak Panji itu mulai nyeleneh-nyeleneh itu kan belakangan ini, mulai 2020 kesini,” lanjutnya.
Sedangkan, Moeldoko sendiri mengaku telah mengingatkan Panji Gumilang untuk tidak bersikap yang aneh-aneh.
Baca Juga: Kabarnya Dilaporkan ke KPK, Bupati Bandung Dadang Supriatna Punya Harta Kekayaan Rp8,8 M
Dirinya juga menyampaikan akan menjadi orang pertama yang melakukan tindakan.
“Saya sudah berbicara pada Pak Panji Gumilang, ‘eh kalau macam-macam, gua orang yang pertama beresin’,” ucap Moeldoko kepada wartawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Viral Air Minum Aquviva! Berawal Murah Meriah, Kini Diprotes Konsumen Diduga Rasa Air Keran
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
QRIS IndonesiaChina Resmi Meluncur, Netzme Bikin UMKM Bisa Terima Alipay dan UnionPay
-
Hamil, Dikawinkan, Dicerai, Dikawinkan Lagi: Kisah Pilu Santriwati Korban Kiai Cabul Ashari di Pati
-
Sempat Menghilang 10 Tahun, Ubisoft Bangkitkan Kembali Game Perang RUSE
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
CCTV Polsek Ponrang Rusak Dikencingi Kucing saat Pengamanan 7 Mobil Muat BBM Diduga Ilegal
-
Curhat Dokter Gia Pratama Viral, Sebut Hanya Terima Rp30 Ribu dari Pasien BPJS