Suara.com - Bupati Bandung Dadang Supriatna dikabarkan dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas tuduhan kasus gratifikasi.
Hal ini pun dibenarkan oleh Kepala Pemberitaan KPK, Ali Fikri. Pihaknya menerima informasi dari Pengaduan Masyarakat bahwa ada laporan masyarakat mengenai kasus gratifikasi.
Sebelumnya, Dadang sendiri pernah dilaporkan oleh Aktivis Pemuda Bandung Raya ke KPK. Dadang dituduh menerima gratifikasi berupa mobil mewah dan uang tunai miliaran rupiah dari proyek pembangunan Pasar Sehat Banjaran.
Namun, saat itu Dadang membantah hal tersebut dan menyebut bahwa hal tersebut adalah fitnah. Ia pun meminta agar warganet tidak langsung mempercayai tuduhan yang ditujukan kepadanya.
Kini, Dadang pun kembali dilaporkan ke KPK atas dugaan yang sama, yaitu gratifikasi. Lalu, berapa sebenarnya harta kekayaan yang dimiliki oleh Dadang? Simak inilah selengkapnya.
Mengutip dari Laporan Hasil Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) yang diserahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Dadang Supriatna tercatat memiliki kekayaan senilai Rp 8.884.850.872 pada periode 2021.
Kekayaan sebesar Rp 8,8 miliar ini sendiri mengalami penurunan dari harta kekayaannya pada tahun 2019. Pada tahun 2019, Dadang diketahui memiliki kekayaan senilai Rp8.924.950.000.
Dari seluruh harta kekayaan yang dimiliki Dadang, harta dengan nilai tertinggi berupa tanah dan bangunan senilai Rp 6.607.250.000. Ia diketahui memiliki beberapa petak tanah dan bangunan yang tersebar di Kota Bandung dan Kabupaten Bandung.
Tak hanya itu, kader Partai Golkar ini juga diketahui memiliki beberapa kendaraan alat berat seperti ekskavator dan buldoser. Ia juga memiliki mobil dan motor dengan total nilai kekayaan alat transportasi dan mesin sebesar Rp2,65 miliar.
Baca Juga: KPK Ngaku Dikejar Waktu Cari Harun Masiku, Elite Demokrat: Sampai Sekarang Gak Bisa Nangkap? Lemah
Selain itu, Dadang juga memiliki harta bergerak senilai Rp100 juta dan kas setara kas sebesar Rp 696 juta. Nama Dadang pun sempat disebut-sebut sebagai salah satu pejabat di Jawa Barat dengan harta terbanyak. Terlebih lagi, ia memiliki harta berbentuk alat berat.
Kini, pihak KPK sedang menganalisis dan menyelidiki laporan yang ditujukan kepada Dadang Supriatna dan mencari tahu apakah ada hubungannya dengan laporan gratifikasi yang sempat dilaporkan oleh Aktivis Pemuda Bandung Raya beberapa waktu lalu.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
KPK Ngaku Dikejar Waktu Cari Harun Masiku, Elite Demokrat: Sampai Sekarang Gak Bisa Nangkap? Lemah
-
Andhi Pramono 2 Kali Tersangka Tapi Belum Ditahan KPK, Istri Diperiksa Terkait Kasus Suaminya Hari Ini
-
Jadwal Acara NET TV Hari Ini Jumat 7 Juli 2023, Jam Tayang Hwarang, The Heirs, Goblin, KPK, Ghost Thing Jam Berapa
-
Diperiksa Jumat Keramat, Andhi Pramono Bakal Ditahan KPK?
-
Polda Metro Jaya Diminta Tegas dalam Pemeriksaan Ketua KPK Firli Bauhuri
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Prakiraan Cuaca di Kota-kota Besar Hari Ini: Bandung dan Bandar Lampung Hujan Lebat
-
BPBD dan Dinkes Antisipasi Dampak Asap Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang
-
Kebakaran Hebat Pabrik Sandal di Tanah Tinggi Tangerang, Asap Pekat Selimuti Langit Malam
-
Pesta Ulang Tahun Jakarta: Untuk Siapa Gemerlap Itu Bersinar?
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!