Beredar kabar Partai Golkar bergabung dengan KPP untuk memperkuat posisi di Pemilu 2024.
Partai Golkar disebut memutuskan untuk bergabung dengan Koalisi Perubahan. Hal itu ditandai dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto menandatangani kesepakatan dengan Partai Nasdem, Partai Kesejahteraan Sosial atau PKS, dan Partai Demokrat.
Informasi ini beredar di kanal YouTube lewat akun bernama DUNIA POLITIK yang mengunggah video dengan judul "Selamat buat Anies !! ketum Golkar tandatangani surat kesepakatan dengan Nasdem,pks & Demokrat…".
Foto thumbnail tampak Airlangga Hartarto tengah menandatangani semacam surat perjanjian, dan sebelah kiri tampak Surya Paloh berpelukan. Tulisan penyerta thumbnail ini "AKHIRNYA TERJADI ..!!! SELAMAT UNTUK ANIES GOLKAR TAKEN PIAGAM GABUNG KOALISI PERUBAHAN".
Benarkah informasi yang beredar soal Golkar menjadi bagian dari koalisi itu?
CEK FAKTA
Tidak ada informasi mengenai kesepakatan untuk bergabung dengan Koalisi Perubahan yang ditandatangani Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto.
PENJELASAN
Turnbackhoax.id melakukan penelusuran dan hasilnya narasi dalam video hanya menjelaskan tentang tanggapan Partai Nasdem mengenai kedekatan dan wacana bergabungnya Partai Golkar dengan Koalisi Perubahan.
Dalam tayangan video, terdapat tangkapan layar artikel dari Sindonews berjudul "Golkar Gabung Koalisi Perubahan, Nasdem: Kekuatan Bertambah Besar". Setelah ditelusuri, tangkapan layar adalah hasil manipulasi.
Artikel asli yang diunggah berjudul "Wacana Golkar Gabung Koalisi Perubahan, Nasdem: Kekuatan Bertambah Besar".
Artikel yang diunggah pada 30 Maret 2023 ini dibacakan narator dalam video.
Narasinya Ketua DPP Partai Nasdem, Taufik Basari menyambut baik kedekatan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dengan para elite dalam Koalisi Perubahan.
Dalam artikel itu ia diberitakan hadir di acara buka bersama yang diadakan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. Namun Airlangga Hartarto tidak memastikan apakah buka bersama itu menjadi tanda bahwa Golkar bakal bergabung Koalisi Perubahan dan mendukung Anies Baswedan.
Hingga saat ini, belum ada deklarasi resmi dari Partai Golkar mengenai keputusan untuk bergabung dengan salah satu koalisi yang telah ada. Dikutip dari Detik, Golkar masih bisa membuat poros baru asal menggandeng satu partai politik parlemen dengan minimal 30 kursi DPR RI mengingat kursi Golkar di Senayan adalah 85 kursi DPR RI.
KESIMPULAN
Video berjudul "Selamat buat Anies !! ketum Golkar tandatangani surat kesepakatan dengan Nasdem,pks & Demokrat…" adalah konten yang dimanipulasi atau manipulated content.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Metro Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
Yakin Pemeriksaan Airlangga Tak Dipolitisasi, Guru Besar UGM Ingatkan Soal Hukum Sebab Akibat
-
Pemeriksaan Airlangga Hartarto di Kejagung Disebut Bagian dari Politisasi Hukum Jelang Pemilu
-
Airlangga Hartarto Dapat Dukungan DPD Golkar se-Indonesia, Ace Hasan: Gonjang-ganjing Harus Dihentikan!
-
Wanti-wanti Jusuf Kalla: Jangan Libatkan Golkar dalam Situasi Sulit, Seluruh Kader Harus Solid
-
Jusuf Kalla Tegaskan Tolak Wacana Munaslub Golkar untuk Gantikan Airlangga Hartarto
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'