Kalimat ini membuat ayah MA, Sandy Sanjaya terketuk hatinya dan menjemput anak gadisnya yang ada dalam bahaya.
"He is my hero. Kalau nggak ada Papa di posisi itu aku nggak tahu selanjutnya bagaimana. Dan aku masih dalam lingkungan itu," demikian pernyataan MA, putri penyanyi kondang Pinkan Mambo yang menjadi korban penderaan seksual ayah tirinya, Steve Wantania kurun 2018-2021.
Saat menyampaikan pernyataan ini, perempuan berusia 17 tahun itu tampil sebagai bintang tamu dalam podcast YouTube, Feni Rose Official.
MA menyatakan betapa ia merasa sendirian dalam posisi dilecehkan secara seksual, karena sang ibu tidak menanggapi, sementara pihak keluarga hingga orang-orang di dalam rumah tidak bisa dipercaya. Suatu situasi yang membuatnya pasif, termasuk tidak lapor lagi kepada si ibu saat si ayah tiri kembali melakukan perbuatan asusila kepadanya.
Dikutip dari pernyataan MA saat tampil di podcast Denny Sumargo, Curhat Bang!, sang ayah kandung, Sandy Sanjaya mesti menempuh perjalanan naik mobil berjarak 1.000 kilometer lebih dari Pulau Bali hingga ke Pulau Jawa untuk sampai ke rumah di mana MA tinggal.
Penjemputan berjarak 100 kilometer lebih itu terjadi karena MA meneleponnya dan berkata, "Papa ada di mana? Aku butuh banget Papa, datang sekarang ke Jakarta."
Penjemputan itu pun mesti dilakukan secara diam-diam saat tengah malam, menunggu seisi rumah tidur, dan MA beringsut lewat jendela agar tidak meninggalkan jejak telah pergi dari rumah. Sementara Sandy Sanjaya menunggu di jalan.
"He saved my life. He saved my life when I was doing the worst when my mum couldn't be there for me. I'm sorry for crying," ungkap MA sembari meneteskan air mata di depan presenter terkenal Feni Rose, saat muncul di talkshow Feni Rose Official.
Dalam bahasa Inggris itu terlihat MA lebih lepas mengutarakan kalimatnya, yang intinya berarti ayahnya telah menyelamatkannya, menolong hidupnya saat terjadi hal paling buruk dan ibunya tidak ada untuk mendampinginya melewati masa sulit itu.
Dan MA juga minta maaf kepada sang presenter karena telah menangis dalam wawancara itu, saat harus berkomentar tentang peran Sandy Sanjaya.
"Tidak perlu minta maaf karena sudah menangis," sambut Feni Rose menguatkan hati MA, sementara ia sendiri juga turut menitikkan air mata.
Itulah makna seseorang yang mampu melindungi di mata MA, seorang anak perempuan, tengah berada dalam pendampingan secara psikologis karena trauma akan penderaan seksual yang dilakukan ayah tirinya. Dan ayah kandungnya datang untuk menyelamatkan hidupnya, meski harus menempuh perjalanan bermobil berjarak 1.000 kilometer lebih.
Berita Terkait
-
Perjalanan Kasus Hakim Agung Gazalba Saleh: Kini Divonis Bebas Terkait Suap Perkara di MA
-
"Papa di Mana?" Mirip Adegan Film Thriller MA Lompat Jendela Kamar, Beringsut Meninggalkan Rumah Bapak Tiri Pelaku Kekerasan Seksual
-
Berjarak 1.200 Kilometer dari Jakarta, Mantan Suami Pinkan Mambo Jemput MA yang Mengalami Penderaan Seksual
-
Feni Rose Sampai Menitikkan Air Mata, Menyatakan Bahwa MA Berharga
-
Jauh-jauh Pulang dari Amerika, Ternyata MA Mengalami Pelecehan Seksual Hingga Pemerkosaan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Sinopsis Gohan, Film Persahabatan Anjing dan Manusia yang Siap Bikin Nangis
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik