Densus 88 Antiteror Polri telah menangkap tersangka terorisme yang juga merupakan karyawan PT Kereta Api Indonesia (KAI) berinisial DE pada Senin (14/8/2023) lalu di Bekasi, Jawa Barat.
Diketahui DE telah terafiliasi oleh kelompok teroris selama 13 tahun. Bahkan pegawai KAI ini juga memiliki rencana menyerang aparat sebelum akhirnya diciduk.
Juru Bicara Densus 88 Polri, Kombes Aswin Siregar mengatakan, DE memiliki rencana melakukan aksi teror ke Mako Brimob di Kelapa Dua dan Mako Brimob di Jawa Barat.
"Juga DE (rencana menyerang) beberapa markas tentara (TNI) yang sudah dikenali atau ditandai di-profiling oleh yang bersangkutan," kata Aswin dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, dikutip dari Suara.com, Selasa (16/8/2023).
Berdasarkan pemeriksaan awal penyidik, rencana DE itu terinspirasi dari aksi pemberontakan para narapidana yang pernah terjadi di Mako Brimob.
"Dalam pemeriksaan yang bersangkutan (DE) menjelaskan memang terinsipirasi karena memiliki giroh (hasrat) setelah melihat aksi pemberontakan atau perlawanan teroris di Mako Brimob," ungkapnya.
Fakta lain soal teroris Pegawai KAI ini adalah DE juga memiliki akun belanja online yang bertujuan untuk melakukan aktivitas jual beli senjata api.
Adapun barang yang dijual DE mencakup perlengkapan serta senjata mainan di marketplace itu. Tim Densus 88 akan melakukan penelusuran terkait aliran dana DE serta penjualan marketplace tersebut.
"Yang berkaitan dengan perlengkapan ada gear, baju, perlengkapan taktikal, termasuk senjata. Karena dia (DE) juga jual beli di situ, kemudian keuntungan dari penjualan itu dia pakai untuk meng-upgrade," sambung Aswin.
"Mulai dari biaya untuk meng-upgrade misalnya dari airgun jadi senjata api itu biayanya berapa karena dia memerlukan alat-alat atau komponen lain," lanjutnya.
Lebih lanjut DE juga dipastikan sudah berbaiat kepada ke kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) sejak tahun 2014 sebelum bekerja di PT KAI. DE kemudian bergabung sebagai karyawan PT KAI pada tahun 2016.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
THM Panhead Jadi Perbincangan usai Kasus Penembakan TNI dan Temuan Senjata Rakitan
-
Pernah Dipakai Runner Harian, Sekarang 7 Sepatu Lari Ini Justru Jadi Barang Koleksi Mahal
-
Cetak Sejarah! Dhea Natasya Jadi Atlet Perempuan Indonesia Pertama di World Longboard Tour 2026
-
Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha