/
Rabu, 16 Agustus 2023 | 13:26 WIB
Breaking News! Dananjaya Tersangka Teroris di Bekasi Tunjukkan Tempat Penyimpanan Senjata via Video Call (Suara.com/Mae Harsa)

Densus 88 Antiteror Polri telah menangkap tersangka terorisme yang juga merupakan karyawan PT Kereta Api Indonesia (KAI) berinisial DE pada Senin (14/8/2023) lalu di Bekasi, Jawa Barat.

Diketahui DE telah terafiliasi oleh kelompok teroris selama 13 tahun. Bahkan pegawai KAI ini juga memiliki rencana menyerang aparat sebelum akhirnya diciduk.

Juru Bicara Densus 88 Polri, Kombes Aswin Siregar mengatakan, DE memiliki rencana melakukan aksi teror ke Mako Brimob di Kelapa Dua dan Mako Brimob di Jawa Barat.

"Juga DE (rencana menyerang) beberapa markas tentara (TNI) yang sudah dikenali atau ditandai di-profiling oleh yang bersangkutan," kata Aswin dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, dikutip dari Suara.com, Selasa (16/8/2023).

Berdasarkan pemeriksaan awal penyidik, rencana DE itu terinspirasi dari aksi pemberontakan para narapidana yang pernah terjadi di Mako Brimob.

"Dalam pemeriksaan yang bersangkutan (DE) menjelaskan memang terinsipirasi karena memiliki giroh (hasrat) setelah melihat aksi pemberontakan atau perlawanan teroris di Mako Brimob," ungkapnya.

Fakta lain soal teroris Pegawai KAI ini adalah DE juga memiliki akun belanja online yang bertujuan untuk melakukan aktivitas jual beli senjata api.

Adapun barang yang dijual DE mencakup perlengkapan serta senjata mainan di marketplace itu. Tim Densus 88 akan melakukan penelusuran terkait aliran dana DE serta penjualan marketplace tersebut.

"Yang berkaitan dengan perlengkapan ada gear, baju, perlengkapan taktikal, termasuk senjata. Karena dia (DE) juga jual beli di situ, kemudian keuntungan dari penjualan itu dia pakai untuk meng-upgrade," sambung Aswin.

"Mulai dari biaya untuk meng-upgrade misalnya dari airgun jadi senjata api itu biayanya berapa karena dia memerlukan alat-alat atau komponen lain," lanjutnya.

Lebih lanjut DE juga dipastikan sudah berbaiat kepada ke kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) sejak tahun 2014 sebelum bekerja di PT KAI. DE kemudian bergabung sebagai karyawan PT KAI pada tahun 2016.








Load More