- BCA meluncurkan layanan MyBCA di smartwatch sejak November, telah digunakan sekitar 90.000 nasabah.
- Fitur MyBCA smartwatch meliputi cek saldo, mutasi, tarik tunai tanpa kartu, dan transaksi QRIS.
- Fitur Pocket Rupiah BCA sejak Desember 2025 telah dipakai 40.000 nasabah dengan 70.000 kantong dana.
Suara.com - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus menggenjot inovasi digital dalam layanan perbankan. Salah satunya, layanan perbankan yang bisa diakses lewat smartwatch.
SVP Transaction Banking Product Development BCA, Fera Agustina, mengatakan kehadiran layanan yang dinamakan MyBCA on smartwatch telah digunakan sekitar 90.000 nasabah.
"Kita launching MyBCA on smartwatch sekitar bulan November. So far sih dari beberapa bulan kita launch, dari bulan November, minat masyarakat cukup bagus ya," ujarnya seperti dikutip, Senin (9/2/2026).
Fera menjelaskan, MyBCA yang sebelumnya hanya dapat diakses melalui ponsel kini diperluas ke perangkat smartwatch agar nasabah bisa bertransaksi dengan lebih mudah di berbagai kondisi.
"Tadinya hanya ada di smartphone, (kini) dihadirkan di smartwatch. Karena memang kita berusaha menjawab kebutuhan masyarakat saat ini," tuturnya.
Dari sisi fitur, MyBCA smartwatch tidak hanya menyediakan layanan nonfinansial. Nasabah juga dapat melakukan berbagai transaksi finansial, mulai dari cek saldo, melihat mutasi rekening, tarik tunai tanpa kartu, hingga bertransaksi menggunakan QRIS langsung dari perangkat wearable.
Selain itu, BCA juga mencatat pertumbuhan positif pada penggunaan Pocket Rupiah sebagai fitur pengelolaan keuangan. Sejak diluncurkan pada Desember 2025, Pocket Rupiah telah digunakan sekitar 40.000 nasabah dengan total pembukaan mencapai 70.000 kantong dana.
"Dari bulan Desember sampai dengan saat ini, baru kan mungkin sekitar satu bulan lebih ya, itu penggunanya kita sudah sekitar 40.000 orang yang buka pocket, tapi jumlah pocket-nya sendiri lumayan sekitar 70.000," ungkap Fera.
Menurut Fera, Pocket Rupiah hadir seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keuangan yang lebih disiplin. Untuk mendukung komitmen menabung, BCA melengkapi fitur ini dengan Money Lock yang memungkinkan dana dikunci.
Baca Juga: Naik 98%, BCA Digital Raup Laba Bersih Rp 213,4 Miliar di 2025
"Pocket-nya itu atau kantongnya itu dikunci. Kalau sudah dikunci, dananya tidak bisa dikeluarkan," jelasnya.
Menariknya, mekanisme pembukaan kunci dana dibuat tidak instan. Nasabah harus mendatangi ATM atau kantor cabang BCA jika ingin membuka kembali dana yang telah dikunci.
"Kalau dia buka, dia harus pergi ke ATM kita atau ke cabang BCA kita. Berarti memang secara dari sisi BCA membuat supaya lock ini agak susah, supaya orang-orang lebih komit lagi untuk menabung," pungkas Fera.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?
-
BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal
-
Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok
-
Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global
-
Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan
-
Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat
-
Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede
-
Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal
-
Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live
-
Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi