Putra bungsu Presiden Joko Widodo Kaesang Pangarep, akhirnya memantapkan diri masuk ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Masuknya Kaesang ke PSI mengundang pro dan kontra, pasalnya Kaesang dianggap menyebrang dari keluarganya yang dibesarkan di PDIP.
Soal Kaesang masuk PSI, pegiat media sosial Denny Siregar yang juga pendukung Jokowi serta Ganjar Pranowo mengaku tak mempermasalahkan pilihan Kaesang.
"Ga usah dipermasalahkan Kaesang masuk PSI. Toh dia sudah punya keluarga sendiri, bebas menentukan. Bapak roker anak dangdut itu biasa," tulis Denny di akun Twitter miliknya.
"Setau gua, yang jadi masalah di PDIP kalo itu satu Kartu Keluarga. Kaesang kan udah pisah. Doakan aja Kaesang berhasil di politik sesudah banyak usahanya lagi bermasalah. Siapa tau rejekinya di sana," imbuhnya.
Kendati tak dipermasalahkan oleh pendukung Jokowi, masuknya Kaesang ke PSI disayangkan oleh pengamat politik Adi Prayitno. Pasalnya PSI dianggap wadah yang terlalu kecil untuk orang dengan popularitas seperti Kaesang.
"Yang ramai itu kenapa? ada dua hal kenapa harus ke PSI, saya selalu mengibaratkan bahawa ibarat baju Kaesang baju yang dipakai kekecilan," ujar pengamat politik Adi Prayitno seperti dikutip dari kanal YouTube TvOne.
"Kaesang itu tokoh penting anak presiden popularitasnya sudah samapi sana, tapi kemudian bergabung dengan partai politik yang saat ini tak lolos ke senayan," imbuhnya.
Menurut Adi, jika tak mau ke PDIP Kaesang bisa saja gabung ke partai besar lain dengan popularitasnya seperti ke Gerindra mau pun Golkar.
"Ini yang menjadi perbatadan sekali pun tak nyaman ke PDIP bisa bergabung ke Gerindra atau ke Golkar, tiga partai besar yang equal dan sepadan," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
-
Kacau! Kemenangan Pecco Bagnaia Pupus karena Masalah Getaran pada Motor
-
Skandal Paspor Belanda Dean James Meluas, Klub-klub Eredivisie Kena Imbas
-
Perang Iran Vs AS-Israel Terus Memanas, BEM SI Desak Program MBG Dievaluasi Tapi Jangan Disetop
-
Galaxy Buds4 Series: True Wireless Stereo dengan AI yang Mengubah Cara Mendengar dan Berinteraksi
-
Pergoki Suami VCS dengan Cewek Lain, Begini Nasib Rumah Tangga Clara Shinta
-
Update Harga BBM 1 April 2026: Pertalite, Pertamax hingga Dexlite
-
Ambisi Perang AS-Zionis Bikin Rakyat Israel Sengsara, Muncul Seruan Gulingkan Netanyahu
-
Viral Pemotor Dianiaya Usai Tegur Pelawan Arah di Umbulharjo Kota Jogja, Polisi Turun Tangan
-
Solusi Cerdas Libas Jalan Bercadas: Ini 4 Opsi Mobil 1500cc Termurah tapi Berkelas