Putra bungsu Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Kaesang Pangarep baru saja dijadikan Ketua Umum (Ketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada Senin, (25/9/2023).
Kaesang ditunjuk jadi ketum dua hari setelah resmi mengumumkan bergabung ke PSI. Penobatan Kaesang sebagai Ketum PSI itu dilakukan pada Kopi Darat Nasional (Kopdarnas) PSI di Djakarta Theatre, Jakarta Pusat.
Soal Kaesang yang jadi ketum secara instan politikus PSI sendiri menyebutkan bahwa tak ada yang salah dengan pilihan partainya.
"Jadi kalau ada orang bagus ada orang muda punya niat baik masuk politik mengurusi publik kenapa enggak diterima, Mas Kaesang mewakili sebuah generasi yang penting, karena 60 persen pemilih mendatang kan anak muda," kata Waketum PSI, Andy Budiman seperti dikutip dari kanal YouTube TvOne.
"Jadi kalau ada Mas Kaesang, kenapa enggak?" imbuhnya.
Andy lebih lanjut membandingkan Kaesang dengan sang kakak Gibran Rakabuming yang kini menjadi poltisi PDIP. Menurut Andy, PSI menjadi partai pertama yang mengajukan Giban menjadi Wali Kota kala itu.
"Kita ingin mengingatkan, PSI partai pertama yang mengusulkan Mas Gibran jadu Wali Kota Solo, ini membuktikan kita enggak pernah kehilangan kepercayaan pada anak muda, kalau anak muda diberi kesempatan mampu, Mas Gibran contohnya," ujar Andy.
"Beliau memimpin Solo dengan keren, kota maju, sikap integritas berdiri di antara semua golongan, itu value yang mengagumkan. Kita juga melihat pandangn visi integritas yang sama di Mas Kaesang. Tanpa ragu kita merasa ini pilihan yang tepat, ini mewakili generasi baru politik Indonesia," imbuhnya.
Soal menjadikan Kaesang sebagai ketum tanpa tack record di dunia politik, lagi-lagi Andy membandingkan Kaesang dengan sang kakak.
Baca Juga: Biodata Mami Icha: Mucikari 24 Tahun Jual ABG Jadi Prostitusi, Ada Tarif Perawan
"Dulu ketika Mas Girban jadi Wali Kota Solo orang bertanya apa prestasinya, apa kehebatanya? tapi ketika diberikan kesempatan anak muda ini selalu bisa membuktikan diri," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
ABK Fandi Ramadhan Divonis 5 Tahun, Batal Dihukum Mati oleh Hakim
-
Resmi! YouTuber Resbob dan Bigmo Ditetapkan Tersangka Fitnah Azizah Salsha
-
7 Cafe Estetik di Bandar Lampung yang Nyaman untuk Buka Puasa Bareng Sahabat
-
CEK FAKTA: BGN Pidanakan Orang Tua yang Unggah Menu MBG di Medsos, Benarkah?
-
4 Cara Cek Nomor Kendaraan Mobil dan Motor Secara Resmi Terbaru 2026
-
Menjadi Ayah di Dunia Modern itu Tidak Mudah! Membaca Novel Super Didi
-
Diringkus Setelah Penyelidikan Panjang, Pria di Citeureup Diduga Lecehkan Tetangga Disabilitas
-
Momen Kebersamaan Fairuz A Rafiq dengan Fadia, Sang Kakak yang Ditangkap KPK
-
Daftar Kode Rahasia Meteran Listrik PLN 2026, Bisa Cek Tegangan hingga Kebocoran Arus?
-
Bekasi Darurat Sampah, Proyek Listrik Burangkeng Malah Masih Antre Lelang