/
Kamis, 01 Desember 2022 | 18:20 WIB
Dua wanita dan pria di Karawang mengaku sebagai Ratu Adil dan Imam Mahdi. ([Tangkapan Layar])

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat angkat bicara terkait video viral dua wanita dan seorang pria di Karawang mengaku sebagai Ratu Adil dan Imam Mahdi.

Sekretaris MUI Jabar Rafani Achyar meminta masyarakat untuk tidak terpengaruh. Ia menilai masyarakat sudah cerdas dalam menanggapi konten-konten di media sosial yang belum tentu jelas kebenarannya.

"Saya yakin masyarakat Jawa Barat sudah cerdas dan rasional, jadi tidak akan mudah terpengaruh," kata Rafani, Kamis (1/12/2022).

Sementara itu, Polda Jawa Barat tengah memburu orang yang mengaku para pelaku. Sejumlah polisi telah mendatangi lokasi diduga orang dalam itu berada, namun hasilnya nihil.

"Ini kami lagi dalami alamat-alamatnya karena alamat itu tidak benar," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo.

Dalam dua video yang berdurasi 54 dan 60 detik, tampak ada tiga orang, yakni dua orang perempuan paruh baya dan seorang pria.

Dalam video itu, mereka mengklaim sebagai Ratu Adil dan Imam Mahdi yang mendatangkan bencana.

Menurut Ibrahim, video yang tersebar itu diduga mengandung provokasi. Di samping itu, alamat Desa Mulyasejati, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, yang disertakan dalam video itu merupakan alamat palsu.

Dengan demikian, kata dia, orang-orang yang ada dan perekam video tersebut belum terdeteksi. Meski begitu, polisi terus melakukan pendalaman guna mencari orang-orang itu.

Baca Juga: Oknum TNI Dikabarkan Lepas Paksa Terduga Mafia Tambang di Madina, Ini Respons Polda Sumut dan Kodam I/BB

"Masih didalami, belum terdeteksi," kata Ibrahim.

Load More