Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat angkat bicara terkait video viral dua wanita dan seorang pria di Karawang mengaku sebagai Ratu Adil dan Imam Mahdi.
Sekretaris MUI Jabar Rafani Achyar meminta masyarakat untuk tidak terpengaruh. Ia menilai masyarakat sudah cerdas dalam menanggapi konten-konten di media sosial yang belum tentu jelas kebenarannya.
"Saya yakin masyarakat Jawa Barat sudah cerdas dan rasional, jadi tidak akan mudah terpengaruh," kata Rafani, Kamis (1/12/2022).
Sementara itu, Polda Jawa Barat tengah memburu orang yang mengaku para pelaku. Sejumlah polisi telah mendatangi lokasi diduga orang dalam itu berada, namun hasilnya nihil.
"Ini kami lagi dalami alamat-alamatnya karena alamat itu tidak benar," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo.
Dalam dua video yang berdurasi 54 dan 60 detik, tampak ada tiga orang, yakni dua orang perempuan paruh baya dan seorang pria.
Dalam video itu, mereka mengklaim sebagai Ratu Adil dan Imam Mahdi yang mendatangkan bencana.
Menurut Ibrahim, video yang tersebar itu diduga mengandung provokasi. Di samping itu, alamat Desa Mulyasejati, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, yang disertakan dalam video itu merupakan alamat palsu.
Dengan demikian, kata dia, orang-orang yang ada dan perekam video tersebut belum terdeteksi. Meski begitu, polisi terus melakukan pendalaman guna mencari orang-orang itu.
"Masih didalami, belum terdeteksi," kata Ibrahim.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech
-
Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis