Salah satu calon Ketua LPM Bedahan Depok yang gagal yakni Tatang Jauhari menjadi perbincangan publik baru-baru ini.
Pasalnya, Tatang diketahui kalah saat pencalonan, padahal dirinya sudah menyebar amplop berisi uang Rp1 juta kepada para RW di Bedahan, Sawangan, Depok.
Salah satu netizen memberikan gelar terhormat bagi Tatang Jauhari sebagai peraih gelar manusia terbodoh tahun 2022.
"Please welcome Tatang Jauhari kandidat kuat peraih gelar manusia terbodoh tahun 2022," cuit akun twitter @mazzini_gsp, dikutip, Jumat (2/12/2022).
Menurut pengguna twitter tersebut, Tatang sudah terang-terangan melakukan politik uang saat pemilihan LPM di Kelurahan Bedahan Depok.
"Gak terima kalah dalam pemilihan calon Ketua LPK Kelurahan Bedahan, Sawangan, Depok. Tatang si pelaku money politik ini menagih lagi amplop isi uang yg dikasih ke orang-orang supaya milih dia," cuitnya lagi.
Tatang Jauhari sudah mendapatkan satu amplop Rp 1 juta dari salah satu RW di Kelurahan Bedahan, Sawangan, Depok, Jawa Barat.
Dalam video viral di Tiktok. Tatang yang disebut Si Bangor kalah dalam pencalonan Ketua LPM Bedahan Depok.
Padahal, dirinya sudah memberikan amplop berisi uang Rp 1 juta untuk para RW agar memilihnya menjadi ketua LPM.
Baca Juga: Jadi Raja di Segala Survei, Ganjar Pranowo Dianggap Zulhas Pantas Jadi Capres PAN 2024
Tapi, kenyataannya, ia hanya mendapatkan dua suara saja.
Kekinian, Tatang Jauhari ancam RW di Bedahan jika tidak mengembalikan uangnya tersebut.
"Ketua RW 16 sudah memulangkan amplop saya, ya intinya saya musti tegaskan hari ini, saya tidak suka orang-orang munafik, pak Faisal sudah menyerahkan amplopnya, untuk RW lain, tolong serahkan amplop itu, kalau tidak akan saya paranin satu satu rumahnya, tolong diingatkan, ini si Bangor jangan dipermainkan," tegasnya, dikutip Moots.Suara.com, Jumat (2/12/2022).
Tag
Berita Terkait
-
Kalah Pemilihan, Pria Berpeci Ngamuk Minta Amplop Dibalikin: Tolong Diingat, Si Bangor Jangan Dipermainkan!
-
Para RW Bedahan Depok Diancam Tatang Jauhari, Kalau Tidak Kembalikan Amplop RP 1 Juta: Saya Tidak Suka Orang Munafik, Ingat Ini si Bangor
-
Bakal Dibongkar, Pemkot Depok Kekeuh SDN Pondok Cina 1 Harus Pindah 12 Desember, Siswa Menangis Ingin Belajar Sama Guru
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi