Nada suara Richard Eliezer atau Bharada E meninggi saat menjawab pertanyaan dari pengacara Ferdy Sambo. Ia seperti naik pitam karena dituding tidak konsisten dalam memberikan keterangan di Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
Richard Eliezer hadir sebagai saksi persidangan kasus pembunuhan Brigadir J (Nofriansyah Yosua Hutabarat) dengan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Selasa (13/12/2022).
Awalnya pengacara Ferdy Sambo, Arman Hanis membacakan BAP Richard Eliezer yang dinilai tidak konsisten.
"BAP saudara lagi di tanggal 7 September, saudara menyatakan lagi, 'Akhirnya saya pun masuk ke dalam dan menuju lift, naik ke lantai tiga. Sesampainya di lantai 3, saya sudah ditunggu FS, saya disuruh duduk. Di situ ada FS dan PC (Putri Candrawathi)."
"Dari ketiga keterangan saudara dalam BAP ini, ini tidak konsisten semua. Saya mau tanya yang mana yang benar?" tanya pengacara Ferdy Sambo.
Suasana persidangan pun mulai panas saat Richard Eliezer berdebat dengan Arman Hanis. Hingga Ketua Majelis Hakim Iman Wahyu Santoso pun menengahi perdebatan di antara keduanya.
"Jadi begini. Dapat saya jelaskan biar bapak tidak lagi menanyakan mengenai BAP-BAP ini," ujar Richard Eliezer.
"Harus saya tanyakan," kata Arman memotong pembicaraan.
"Sebentar, saudara penasihat hukum, beri kesempatan saksi untuk menjawab," ucap hakim.
Baca Juga: Gentle Pilih Sidang Offline Hadapi Ferdy Sambo, Richard Eliezer Dapat Aplaus dari Pengunjung
"Saya mau jelaskan bahwa ini harus saya tanyakan karena ini tidak konsisten Yang Mulia," ujar Arman.
"Baik. Begini bapak, bapak bayangkan dari tanggal 8 Juli sampai di bulan Agustus itu saya didoktrin terus-menerus oleh klien bapak tentang skenario (tembak-menembak dengan Yosua)," jawab Richard Eliezer.
"Siapa yang doktrin? Di mana didoktrin?" tanya Arman.
"Di lantai 3," jawab Richard Eliezer dengan nada sedikit meninggi.
"Saudara penasihat hukum tidak perlu sampai membentak seperti itu," tegur hakim.
"Saya mencoba mengingat-ingat kembali kejadian demi kejadian, bapak kira segampang itu," ujar Richard Eliezer kepada Arman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
Kunjungan ke Sumbar Naik 12 Persen saat Lebaran 2026, Kenyamanan Wisatawan Disorot
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris