/
Rabu, 14 Desember 2022 | 18:36 WIB
Ridwan Kamil (Suara.com)

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terlibat debat dengan Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Jawa Barat Haru Suandharu di jejaring media sosial Instagram.

Debat dipicu oleh unggahan Haru yang berisi kritik pedas terkait anggaran peremajaan Alun-alun  yang menembus Rp 156 miliar tapi anggaran bencana gempa Cianjur hanya Rp 20 miliar.

"156 M untuk Alun-Alun, Hanya 20 M untuk Penanganan Bencana," tulis Haru dalam akun Instagram miliknya, Rabu (14/12/2022).

Haru menulis bahwa Alun-alun merupakan janji kampanye. Tapi menurutnya, alangkah lebih baik jika Pemerintah Provinsi Jawa Barat  bisa mengevaluasi kembali APBD 2023.

"Mengingat kita masih masa krisis dan ditambah sudah mulai memasuki resesi. Apalagi saudara-saudara kita di Cianjur butuh waktu yang tidak sebentar untuk kembali pulih dan membutuhkan alokasi dana yang besar dari APBD," tulisnya.

Ridwan Kamil langsung merespon unggahan itu. Di kolom komentar, Ridwan Kamil menyebut anggaran bencana di Jawa Barat lebih dari yang diungkapkan oleh Haru.

"Sudah Diverifikasi. Lebih dari itu kang. Kebencanaan dari Jabar sudah didistribusikan bukan hanya Cianjur, tapi semua daerah terkena bencana sepanjang 2022," tulis Ridwan Kamil.

Ia menyetakan bahwa anggaran kebencaanaan sebesar Rp 20 miliar adalah sesuai dengan permohonan kepala daerah. Anggaran itu bisa ditambah sesuai kebutuhan.

"Anggaram BTT utk tidak terduga dan kebencanaan dianggarkan ratusan milyar," ungkapnya.

Baca Juga: LIB: Kick-off Liga 2 Dijadwalkan 14 Januari, Verifikasi Stadion Jadi Sorotan

Di akhir komentar, Ridwan Kamil menyatakan bahwa anggaran yang terdapat di APBD Provinsi Jawa Barat 2023 itu juga disetujui oleh Haru.

"Kan Kang Haru juga yang menyetujui APBD nya," tutup Ridwan Kamil.

Load More