Ia tak mendetailkan perubahan yang terjadi pada partainya tersebut. Kata dia, namun yang jelas perjuangan politiknya tidak dapat dilanjutkan lagi di partai berlambang tangan yang sedang menggenggam mawar itu.
2. Surya Tjandra
Surya menyatakan mundur dari PSI. Hal itu ia ungkapkan saat menjadi pembicara dalam diskusi di kantor Total Politik pada 23 Oktober 2022 lalu.
Diketahui, saat jadi kader PSI, ia dipilih oleh Presiden Jokowi (Joko Widodo) sebagai Wakil Menteri Agraria dan Tat Ruang/Badan Pertahanan Nasional hingga Juni 2022.
Saat tak lagi menjabat sebagai Wamen, namun dia masih berstatus PSI, ia terang-terangan pendukung mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan maju di Pilpres 2024 nanti.
Hal itu disampaikannya meski PSI secara lantang tak mendukung mantan Rektor Universitas Paramadina itu.
3. Tsamara Amany
Kader selanjutnya adalah Tsamara Amany. Ia merupakan kader PSI yang paling populer dan paling loyal terhadap partai milenial tersebut. Pada Senin, 18 April 2022, Tsamara yang saat itu menjabat Ketua DPP PSI mengundurkan dari partainya.
"Setelah mengabdi 5 tahun sebagai Ketua DPP PSI, hari ini tanggal 18 April 2022 saya mengundurkan diri sebagai pengurus dari kader PSI. Tidak ada kata yang cukup untuk mengucapkan rasa terima kasih pada PSI. Selamanya PSI akan selalu menjadi cinta pertama saya dalam politik," katanya dalam video di Instagramnya.
Baca Juga: Tambah Lagi Pentolan PSI yang Mundur Teratur, Separuhnya Mantan Aspri Ahok
Saat mundur, ia sedang menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pembina PSI. Kemundurannya diduga berkaitan dengan sikap politiknya yang mendukung Anies Baswedan di Pilpres 2024 nanti. Sikapnya berbeda dengan PSI yang secara terbuka tidak mendukung suami Fery Farhat itu.
Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie pun membenarkan bahwa Sunny sudah mengundurkan diri dan ingin membantu Anies Baswedan di Pilpres 2024 nanti. Diketahui, Anies saat sudah dideklarasikan oleh Partai NasDem.
"Bro Sunny mengundurkan dari Sekretaris Dewan Pembina sejak sekitar setahun lalu, karena (alasan) akan membantu Pak Anies. Ia digantikan oleh Raja Juli Antoni," katanya dikutip dari TIMES Indonesia--jejaring Suara.com.
Namun kata dia, partainya menghormati apapun keputusan para kadernya tersebut.
"Tapi prinsipnya PSI jelas tidak akan mendukung Pak Anies karena sekalipun ia mengklaim dirinya pluralis, fakta sejarah membuktikan ia turut memainkan politik identitas dalam memperoleh kekuasaan," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Siapa 'Pimpinan Berjenjang' BPK yang Disebut Titin Rita dalam Kasus Edison Muara Enim?
-
Jutaan Ikan Mati Mendadak di Mempawah, Kerugian Pembudidaya Diperkirakan Miliaran
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami
-
Piala Dunia 2026 Dimulai! Jadwal Pembukaan dan Link Streaming Pertandingan
-
Korupsi Makan Bergizi Gratis Memanas! Kejagung Isyaratkan Jumlah Tersangka Bakal Bertambah
-
Iwan Fals, Dewa 19, dan NDX AKA Bakal Ramaikan +62 Coffee R-I Fest 2026
-
Pemuda Bayar Motor Rp12 Juta dengan Uang Palsu, Modusnya Terbongkar dalam Hitungan Menit
-
Listrik Jabodetabek Padam Bergilir
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia