Terdakwa obstruction of justice Chuck Putranto tampak menahan tangis saat meluapkan kekecewaan di hadapan eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo. Ia tak menyangka mantan atasannya tersebut setega itu.
Sehingga membuat dirinya terseret dalam perkara obstruction of justice kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Luapan emosi itu disampaikan Chuck kepada Ferdy Sambo yang hadir sebagai saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (22/12/2022).
"Ini hal yang penting menurut saya, karena selama lima bulan Yang Mulia ditambah dengan saya dipatsus. Pertanyaan yang sangat mendasar Yang Mulia, kepada Pak Ferdy Sambo, apakah saya pernah berbuat salah selama pelaksanaan dinas sehingga bapak tega kepada saya," kata Chuck.
Chuck mengaku ia selalu menjalankan tugas yang diberikan suami dari Putri Candrawathi itu. Bahkan, selalu memberikan yang terbaik di setiap tugas.
"Karena apa yang saya jalankan selama saya bergabung dengan bapak, saya lakukan yang terbaik, selalu saya lakukan yang terbaik," tutur Chuck dikutip dari tayangan Kompas TV, Jumat (23/12/2022).
Hakim Ketua Afrizal Hadi pun memotong pembicaraan Chuck dengan menyebut bahwa Ferdy Sambo saat memberikan kesaksian sudah mengakui kesalahannya.
Sambo, kata Afrizal, juga sudah mengakui bahwa anak buahnya tidak mungkin berani menolak perintahnya yang saat itu berpangkat jenderal bintang dua dan menjabat sebagai 'polisinya polisi'.
"Saya kira itu tanggapan saudara ya bukan pertanyaan. Tadi pun sudah menyatakan dan menilai kalian punya integritas dan dia mengakui bahwa itu semua tidak mungkin ada penolakan terhadap perintah tersebut, ya itu tadi itu dia sudah akui itu perintah yang salah," kata hakim Afrizal.
Minta Hukuman Diperingan
Sementara itu, Ferdy Sambo mengakui kesalahannya. Ia pun meminta majelis hakim meringankan hukuman para mantan anak buahnya yang jadi terdakwa dalam kasus ini.
"Saya sudah sampaikan bahwa saya salah. Saya bertanggung jawab terhadap perintah yang salah itu dan sudah berulang-ulang kali di tiap pertemuan dengan adik-adik yang menjadi terdakwa ini saya terus menyampaikan permohonan maaf buat mereka dan keluarga," jawabnya.
"Dan saya juga memohon kalau bisa diperingan hukuman terhadap beliau ataupun yang bisa terbaik," pungkas Ferdy Sambo.
Berita Terkait
-
Terakhir Ngawal Putri Candrawathi, Brigadir J Disebut Cuma Dua Kali Dampingi Ferdy Sambo Selama jadi Ajudan
-
Ini Alasan Sidang Anak Buah Sambo Ditunda Tahun Depan, Hakim Bakal Siap Layani Sampai Malam
-
Murka Gegara Semua Saksi Ahli Sidang Irfan Widyanto Absen, Hakim Marahi Jaksa: Serius! Berkali-kali Saya Ingatkan
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!