/
Selasa, 31 Januari 2023 | 16:17 WIB
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Mendag Zulhas) mengecek harga daging ayam, di Pasar Besar Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (28/10/2022). ([ANTARA/Vicki Febrianto])

Isu perombakan atau reshuffle kabinet kian santer. Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebutkan bakal merombak Kabinet Indonesia Maju pada Rabu (1/2/2023) besok.

Berdasar kalender Jawa, Rabu pertama di Februari 2023 itu merupakan Rabu Pon. 

Presiden Jokowi memiliki kebiasaan mengumumkan keputusan penting pada Rabu Pon.

Dalam beberapa kesempatan terakhir, Jokowi juga memberikan sinyalemen akan ada reshuffle kabinet.

Terkait isu reshuffle kabinet Rabu besok, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan enggan berkomentar.

"Saya (hanya) mengurusi beras, cabai, telur, dan daging ayam. Reshuffle itu hak-nya bapak (Presiden Jokowi)," ujar Mendag Zulhas, Selasa (31/1/2023).

Sementera itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo pada rapat soal beras di Istana Kepresidenan, Jakarta, hari ini.

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengaku tak tahu menahu mengenai ketidakhadiran politisi Nasdem tersebut.

"Saya tidak tahu," kata Budi Waseso usai mengikuti rapat di Istana Kepresidenan.

Baca Juga: Di Tengah Isu Reshuffle Kabinet, Jokowi Panggil Dirut Bulog ke Istana, Bahas Apa?

Budi mengatakan pihak yang diundang dalam rapat terkait beras pada Selasa ini adalah dirinya, Mendag Zulhas, dan Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi.

"Orang yang diundang, saya, cuma bertiga urusan beras, ya ini kan masalah penyaluran operasi pasar Mendag, itu stabilisasi, saya pelaksananya, Pak Arief itu yang menghitung neracanya," kata dia.

Rapat tersebut, kata Budi, hanya membahas mengenai beras. Disinggung terkait apakah Presiden Jokowi membahas mengenai rencana reshuffle kabinet, Budi mengaku tidak mengetahuinya.

"Tidak ada," ucap dia.

Pada Selasa pagi, Presiden Jokowi juga menggelar rapat terkait holding PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). 

Dalam rapat tersebut, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya yang juga politisi NasDem tak terlihat. 

Load More