Video seorang guru SMP Negeri 1 Way Seputih Lampung Tengah dimutasi sejauh 100 kilometer (Km) diduga gegara tak penuhi undangan camat, viral di media sosial.
Guru tersebut bernama Musriyatun. Ia pun meminta pertolongan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Mendikbudristek Nadiem Makarim atas persoalannya itu.
Musriyatun mengaku dimutasi ke tempat yang sangat jauh dari kediamannya, yakni ke SMP Negeri 1 Selagai Linggai, Lampung Tengah.
Ia menyebut pemindahan tugas itu karena guru tersebut tidak menghadiri undangan Camat Seputihbanyak di Nuwo Balak pada 3 Maret 2023 lalu.
"Tolong saya pak menteri, tolong saya pak presiden. Saya sebagai orang kecil, orang biasa, hanya sebagai guru SMP harus menghidupi tiga anak."
"Tetapi saat ini karena keadaan Kabupaten Lampung Tengah akan melaksanakan konferensi cabang pemilihan ketua muslimat dan saya hanya sebagai ketua muslimat kecamatan, merasa terzolimi."
"Karena tidak memenuhi undangan dari pak camat untuk datang di Nuwo Balak. Saya juga tidak tahu undangan itu untuk apa."
"Tiba-tiba saya mendapat usulan mutasi dari tempat saya bekerja di SMP Negeri 1 Way Seputih," kata Musriyatun dalam video viral yang diunggah akun @terangmedia, dikutip Rabu (8/3/2023).
Mursriyatun mengaku tidak memenuhi undangan itu karena tengah merawat ayahnya yang tengah sakit di kampung. Anaknya juga tengah sakit di Bandar Lampung.
Baca Juga: Viral Video Perundungan Siswi, Diduga Terjadi di SMAN 4 Bitung
Saat ia kembali ke rumah pada 4 Maret 2023 mendapatkan dokumen mutasi ke SMP Negeri 1 Selagai Lingga, Lamteng.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?HappyInspireConfuseSad
"Saya mendapat surat keputusan harus pindah ke SMPN 1 Selagai Lingga yang jarak tempuhnya 100 kilo dari rumah. Saya hanya perempuan pak. Saya selama ini tidak pernah menyalahi dinas saya. Apapun saya lakukan sesuai peraturan yang ada," ujar dia sembari menangis.
Musriyatun juga mengaku bekerja dengan baik dengan banyak membantu pemerintah dalam mendirikan sekolah sejak 1994.
"Saya bersama rekan muslimat NU di Seputihbanyak memajukan moral dan membangun mental yang baik," kata dia.
Dia memohon agar tidak dipindah ke SMPN 1 Selagai Lingga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Maaf Saja Tidak Cukup: PLN dan Tagihan Gelap yang Ditanggung Rakyat Jawa
-
John Lennon hingga Tulkuyem: Eks Ketua Ombudsman Gunakan Nama Samaran Demi Muluskan Suap Tambang!
-
Didesak Mahasiswa, Dua Universitas di Jember Ogah Tanda Tangan Penolakan SPPG di Kampus
-
Zero Waste: Peduli Lingkungan atau Cuma Cari Validasi di Media Sosial?
-
Honda Vario Evo 160 Meluncur Tanpa Fitur RoadSync Ternyata Ini Alasan AHM
-
4 AC 1/2 PK dengan Fitur Pendingin Cepat dan Hemat Listrik, Mulai Rp2 Jutaan
-
Apa Itu Etomidate? Zat yang Ditemukan Bersama 6.000 Pil Ekstasi di Palembang
-
Neymar Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Kini Sejajar dengan Pele dan Cafu
-
4 Micellar Water Glycerin Kunci Wajah Lembap Maksimal dan Skin Barrier Kuat
-
Bocoran Spesifikasi Redmi Note 17 Series: Siap Meluncur Juli, Bawa Baterai 10.000 mAh