Beredar video dengan narasi judul yang menerangkan bahwa Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan atas Israel. Kemenangan ini membuat Presiden Israel murka.
"LAGA YANG LUAR BIASAA - INDONESIA VS ISRAEL | MENANG TELAK ISRAEL DIBUAT KOCAR KACIR," tulis judul yang diunggah akun Youtube Dafa Bola.
Video ini juga menampilkan thumbnail juga dengan narasi senada dengan judul.
"Presiden Israel murka. Timnas Indonesia menang telak, Israel dibuat kocar kacir," tulis narasi pada thumbnail.
Pada thumbnail juga terdapat foto dari Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu serta foto pertandingan timnas Indonesia.
Terdapat juga foto di thumbnail yang memperlihatkan papan skor 5-1 untuk kemenangan Indonesia atas Israel.
Penelusuran:
Video yang berdurasi 2 menit 55 detik itu memiliki judul dan narasi thumbnail yang menyesaktan dan keliru.
Video dengan narasi judul bahwa Timnas Indonesia menang 5-1 atas Israel memuat informasi salah.
Baca Juga: CEK FAKTA: Teuku Ryan Kepergok Bersama Wanita Lain, Rumah Tangga Ria Ricis Hancur, Benarkah?
Pada video yang sudah ditonton sebanyak 46 ribu kali dan mendapat tanda suka sebanyak 201 pengguna Youtube itu tidak memuat informasi valid bahwa Indonesia menjalani laga melawan Israel.
Sampai saat ini tidak ada pertandingan Timnas Indonesia melawan Israel. Dalam video narator di awal menyebut bahwa judul dan thumbnail hanya bersifat ilustrasi.
Narator dalam video hanya membacakan ulang pemberitaan media online perihal penolakan Ganjar Pranowo atas Israel di Piala Dunia U-20 2023 yang beberapa waktu lalu bikin geger publik.
Selain itu, pada thumbnail juga terdapat kekeliruan. Pada narasi disebutkan bahwa presiden Israel murka namun foto yang ditampilkan adalah Benjamin Netanyahu yang notabene bukan presiden Israel melainkan Perdana Menteri.
Kesimpulan:
Dari hasil penelusuran, video dengan narasi bahwa Presiden Israel murka karena timnas Indonesia menang 5-1 atas Israel adalah jenis konten HOAX.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Israel Disanksi FIFA 5 Tahun, Indonesia Resmi Ikut Piala Dunia U-20 2023
-
CEK FAKTA: Pidato Perdana Anas Urbaningrum Sebut Nama Keluarga Besar Cikeas, Benarkah?
-
Kiprah Oday Dabbagh, Striker Palestina yang Main di Liga Portugal, Wajib Diwaspadai Timnas Indonesia di FIFA Matchday
-
CEK FAKTA: FIFA Resmi Berikan Sanksi Berat ke Israel, Benarkah?
-
Momen Pedih Timnas Indonesia Jadi Runner-up di 5 Edisi SEA Games
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Dari Pala Menjadi Nilai Tambah, Program AURA BRI Peduli Berdayakan Perempuan Bogor
-
Potensi Pala Dioptimalkan, BRI Peduli Bantu Perempuan Bogor Naik Kelas dalam Usaha
-
BRI Peduli Dukung Kelompok Wanita Bogor Kembangkan Usaha Olahan Pala Berkelanjutan
-
BRI Peduli Percepat UMKM Perempuan Bogor Tembus Pasar Lewat Olahan Buah Pala
-
Beda Two Way Cake dan Powder Foundation, Mana yang Lebih Bagus?
-
Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?
-
Program AURA BRI Peduli Perkuat Usaha Kelompok Wanita Pengolah Pala di Bogor
-
BRI Peduli Dukung Kelompok Wanita Tani Bogor Ubah Buah Pala Jadi Produk Bernilai Tinggi
-
Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus
-
Kemenpar Dorong Penerbangan Langsung India-YIA, Bidik Kenaikan Wisatawan ke Yogyakarta