/
Jum'at, 28 April 2023 | 14:08 WIB
Foto kolase Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. ([Ist])

Belum lama ini Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dideklarasikan sebagai bakal Calon Presiden (Capres) PDIP pada Pilpres 2024 mendatang.

Ganjar Pranowo dideklarasikan sebagai bakal Capres di Batutulis, Bogor, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Terbaru beredar kabar yang mengklaim Ganjar Pranowo dipasangkan dengan Menkopolhukam, Mahfud MD. Kabar tersebut juga mengkalim tensi politik di 2024 semakin panas.

"DUET GANJAR-MAHFUD MAJU NYAPRES, TENSI POLITIK DI 2024 SEMAKIN MEMANAS," tulis narasi unggahan video kanal YouTube Seputar Istana.

Sementara, pada thumbnail video tersebut tertulis juga ucapan selamat untuk Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Thumbnail video tersebut juga menyebut keputusan itu merupakan keputusan final Megawati.

Cek Fakta: Duet Ganjar Pranowo-Mahfud MD, keputusan Magawati final pasangan ini maju di Pilpres 2024. (sumber:)

"Selamat buat Ganjar-Mahfud!! Keputusan Final Megawati pasangan ini maju di 2024.

Lantas benarkah duet Ganjar Pranowo - Mahfud MD (Ganjar-Mahfud) maju nyapres hingga tensi politik di 2024 semakin memanas?

Penjelasan Cek Fakta

Video berisi klaim Ganjar Pranowo dan Mahfud MD akan mecalonkan sebagai Presiden dan Wakil Presiden pada Pemilu 2024 diunggah kanal Youtube Seputar Istana.

Baca Juga: Dideklarasikan PPP sebagai Capres, Ini Reaksi Ganjar Pranowo

Dalam judul video tersebut juga disebutkan tensi politik semakin memanas dengan pencalonan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD tersebut.

Usai dimenyaksikan video hingga akhir, video tersebut ternyata tidak berisi informasi mengenai pencalonan keduanya. 

Narator dalam video hanya membacakan ulang artikel opini yang ditulis oleh Dahono Prasetyo yang kemudian diunggah di laman Seword.com. 

Artikel dengan judul “Ada Apa Dengan Ganjar Mahfud Dan Jokowi?” diunggah pada 13 April 2023. 

Dahono menuliskan tanggapannya setelah peristiwa perdebatan antara Mahfud MD dan Komisi III DPR RI pada rapat membahas transaksi mencurigakan senilai Rp349 triliun di lingkungan Kementerian Keuangan.

Dalam artikel itu disebutkan Mahfud MD menyiratkan karakter perlawanan pada bobroknya fundamental, sebagai syarat memperbaiki sistem. 

Load More