Wakil Ketua Majelis Syura PKS, Hidayat Nur Wahid (HNW) mengatakan, partainya membuka pintu kepada siapapun yang ingin bergabung. Termasuk kepada Sandiaga Uno.
Hanya saja, HNW menegaskan jika Sandiaga gabung PKS, tidak bisa serta-merta akan mendapat jabatan strategis.
Sebab, menurutnya, partainya menitikberatkan pada urusan pengkaderan.
HNW mengungkapkan, PKS merupakan partai kader dengan aturan organisasi yang ketat.
"Kita bisa terima anggota baru, tapi ya sesuai dengan maqom-nya. Jadi jangan berharap, kalau di tempat yang lain begitu masuk bisa jadi wakil ketua umum misalnya, kalau di PKS enggak akan," ujarnya kepada wartawan, Senin (29/5/2023).
HNW menambahkan, sejauh ini hubungan PKS dengan Sandiaga Uno biasa-biasa saja. tTak ada yang terlalu istimewa.
Meskipun Menparekraf tersebut beberapa kali hadir di acara PKS. Terakhir saat acara bazar sembako yang diadakan PKS di Bekasi beberapa waktu lalu.
"Biasa saja, enggak ada yang istimewa dan kami juga tidak memposisikan siapapun dalam konteks yang lebih istimewa dibanding yang lain," kata dia.
Terpisah, Sandiaga Uno membenarkan dirinya dijadwalkan akan bertemu dengan jajaran DPP PKS besok malam, Selasa (30/5/2023). Ia menyebut pertemuan itu untuk menyamakan persepsi.
Baca Juga: Jika Sandiaga Uno Pilih Gabung ke PKS, Ketum PPP: Gak Masalah
"Kok bisa tahu ya. Ini masih dalam penjajakan dan tentunya saya ingin sekali lagi menggarisbawahi bahwa kita hanya punya waktu sekitar 15 tahun dalam bonus demografi kita."
"Sehingga kalau kita mengubah arah pembangunan kita, maka akan sangat berdampak terhadap capaian target Indonesia maju di tahun 2040," ujar Sandiaga Uno, Senin (29/5/2023).
Sandi berharap bisa mencapai kesepakatan dengan PKS terkait bagaimana membangun Indonesia ke depan.
Dia menekankan pertemuan dengan PKS merupakan sebuah upaya untuk mencapai kesamaan pemikiran.
"Jadi sama sekali tidak ada hubungannya dengan pengambilan keputusan berkaitan langkah ke depan tapi penyamaan persepsi," kata dia.
Selain diisukan gabung ke PKS, Sandiaga Uno juga dirumorkan bakal bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Semen Padang vs Persebaya, Bernardo Tavares Waspadai Jebakan Blok Rendah Kabau Sirah
-
Di Balik Kisah Fantasi Big Fish: Mengubah Cara Pandang Kita Pada Kematian
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Temukan Promo Rumah, Mobil, dan Investasi di BRI Consumer Expo 2026
-
6 Sabun Cuci Muka Purbasari untuk Wajah Kusam, Harga di Bawah Rp30 Ribuan
-
Harga BBM Diesel Nyaris Rp28 Ribu, Kenapa Fortuner dan Innova Malah Makin Laris?
-
Waduk Melati Akan Ditata Jadi Ikon Baru Destinasi Publik Jakarta
-
Skena Kustom Jakarta Bergelora di Deus Kumpul-Kumpul Ride
-
BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta
-
Hanya Satu yang Tercecer! 17 Tim Liga 1 Lolos Lisensi, PSBS Biak Ada Apa?