Induk sepak bola dunia, FIFA resmi menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 2023 yang akan berlangsung pada November hingga Desember 2023.
Indonesia mendapat berkah ini setelah tuan rumah sebelumnya, Peru dianggap FIFA gagal memenuhi fasilitas dan infrastruktur untuk jadi tuan rumah Piala Dunia U-17.
"Langkah itu dilakukan mengingat ketidakmampuan negara tuan rumah memenuhi komitmennya untuk melengkapi infrastruktur yang dibutuhkan untuk menggelar turnamen," kata FIFA dalam keterangan resminya.
Pihak PSSI-nya Peru, FPF memberikan penjelasan bahwa proses pembangunan infrastruktur untuk Piala Dunia U-17 memang tertunda. Hal ini lantaran negara di kawasan Amerika Selatan itu baru ditimpa musibah angin topan Yaku.
"Keputusan itu didasarkan pada penundaan dimulainya pelaksanaan pekerjaan infrastruktur olahraga, selain peristiwa cuaca baru-baru ini d Peru yang telah menyebabkan kerusakan dan membuat banyak keluarga terkena dampaknya," bunyi pernyataan resmi FPF.
Ketua FPF, Agustin Lozano pada 29 Maret 2023 sempat membantah bahwa negaranya akan mundur sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 2023.
Tak lama setelah FIFA coret Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 disebabkan polemik keikutsertaan Israel, di saat bersamaan Peru juga dihadapkan masalah finansial untuk mempersiapkan infrastruktur Piala Dunia U-17.
Lozano tegaskan bahwa pemerintah Peru mencoba mencari alternatif setelah FIFA memberikan evaluasi di persiapan mereka.
Sementara itu mengutip dari laporan Radio Programas del Peru, kondisi Peru di sejumlah wilayah negara bagian memang sedang ditimpa musibah.
Setelah diterpa topan Yaku, Peru saat ini tengah dihadapkan pada situsi bencana El Nino. Menurut pihak BNPB-nya Peru, saat ini ada 855 daerah yang terancam mengalami longsor akibat banjir.
Kondisi diperparah dengan tudingan dari pemerintah daerah ke pemerintah pusat soal kemauan untuk membantu masyarakat Peru yang tertimpa musibah.
Oswaldo Vargas, wali kota distrik Lurigancho-Chosica mengatakan pemerintah Peru tidak mau memiliki keinginan untuk membantu masyarakat setelah bencana Topan Yaku dan saat ini diancam dengan bencana El Nino.
"Di daerah kami, Chosica tanpa listrik, tanpa air bersih. Hujan besar akan turun sebentar lagi dan kami berada di dalam masalah besar," ucapnya.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Park Hang-seo Gantikan Bima Sakti sebagai Pelatih Timnas Indonesia U-17, Benarkah?
-
Meski Gasak Papua Nugini 10 Gol, Pelatih Malaysia Sempat Merasa Khawatir
-
Prof Emil Salim Tolak Penghargaan Climate Hero Award, Alasannya?
-
Daftar Peserta Piala Dunia Antarklub 2025: Real Madrid, Chelsea dan Man City Lolos
-
Usai Argentina, Erick Thohir Gercep Hubungi Timnas Portugal
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah