Seorang siswi sekolah menengah pertama (SMP) AE yang juga bendahara kelas menjadi korban pembunuhan sadis. AE dihabisi nyawanya oleh teman satu kelasnya, AB.
Sebelumnya, AE dikabarkan menghilang hingga akhirnya ia ditemukan tak bernyawa di dalam karung yang diletakkan pelaku di dekat rel kereta api Desa Mojoranu, Kecamatan Sooko, Mojokerto.
Mengutip dari berbagai sumber, motif pelaku AB tega menghabisi korban lantaran kesal ditagih uang kas.
Awalnya, korban AE sempat membangunkan korban saat tertidur di kelas untuk meminta uang kas.
"AE sendiri sempat dikabarkan hilang hingga ditemukan dalam kondisi terbungkus karung di dekat rel kereta api Desa Mojoranu, Kecamatan Sooko, Mojokerto,"
"Seusai pelaku ditangkap, terkuak motif pembunuhan tersebut adalah dipicu oleh kejadian korban pernah bangunkan pelaku yang tidur di kelas untuk membayar iuran kelas. Korban sendiri diketahui sebagai bendahara kelas," tulis keterangan pada unggahan akun Instagram @masukkampus.
Pelaku menurut pihak kepolisian akan diproses di peradilan anak. Pelaku dijerat dengan pasal 340 KUHP, 338 KUHP Juncto Pasal 80 ayat 3 undang-undang perlindungan anak dan Pasal 365.
Peristiwa sadis ini pun membuat banyak netizen memberikan komentar mirisnya dengan kriminalitas saat ini.
"Berarti bener ya headline 2023 tuh pembunuhan akhir2 ini banyak banget kasus pembunuhan yg bahkan alesannya tuh sepele,"
Baca Juga: MA Diskon Vonis 4 Terdakwa Pembunuhan Brigadir J, Bharada E Sudah Bebas
"Nah kan lebih serem manusia, daripada setan. Nyawa ga ada harganya," sambung akun lainnya.
Berita Terkait
-
Viral! Penampakan Kakek di Buaran Beli CBR dengan Uang Sekarung, Gen Z dan Alpha Merasa Ditampar
-
Viral Pria Salat di Tengah Jalan Raya di Gresik, Warganet: Pengin Meninggal Ketika Ibadah
-
Video Viral Pria Salat di Tengah Jalan, Warganet: Mau Bertemu Tuhan Langsung
-
Teganya Anak Kandung Bunuh Ibu dan Lukai Ayah di Depok, Bermula dari Masalah Bisnis Keluarga
-
Viral Kasus Pelecehan, Pahami Bedanya Miss Universe, Miss Indonesia dan Puteri Indonesia
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati