PT Kereta Api Indonesia (KAI) membenarkan bahwa sosok DE yang ditangkap tim Densus 88 Antiteror Polri di Bekasi, merupakan pegawai mereka. Terduga teroris tersebut berdinas di Stasiun Jakarta-Kota.
"Yang bersangkutan adalah pegawai PT KAI, bekerja sudah lebih kurang 7 tahun. Masuk PT KAI pada tahun 2016," kata Vice President Public Relation PT KAI, Joni Martinus, dikutip dari tayangan YouTube, Selasa (15/8/2023).
Joni mengungkapkan, pihak PT KAI telah melakukan pengecekan di lingkungan kerja DE di Stasiun Jakarta-Kota.
Hasilnya, tidak ada gerak-gerik mencurigakan dari DE. Terduga teroris tersebut juga diketahui tidak pernah meninggalkan tugas tanpa keterangan.
"Dapat kami sampaikan bahwa dalam soal kedinasan DE ini selalu berdinas sesuai aturan atau SOP," tuturnya.
"Jadi yang bersangkutan ini tidak pernah ada masalah dengan kedinasan, dan yang bersangkutan ini selalu tertib, tdak pernah meninggalkan dinas tanpa keterangan," imbuhnya.
Joni menambahkan, berdasarkan keterangan pegawai lainnya di Stasiun Jakarta-Kota, didapati bahwa DE layaknya pegawai pada umumnya, berinteraksi satu sama lain.
"Secara keseharian, dari hasil pemantauan kami tadi ke Stasiun Jakarta-Kota, dalam kesehariannya (DE) pembawaannya normal-normal saja, seperti kebanyakan pegawai," kata Joni.
"Artinya dia berbaur, dan berinteraksi dengan rekan-rekan kerjanya, seperti pegawai lainnya," pungkasnya.
Baca Juga: CEK FAKTA: Kantor MUI Pusat Digeledah, Rekam Jejak Teroris dan Ormas 212 Terbongkar, Benarkah?
Sebelumnya, Densus 88 Antiteror Polri menggerebek dan menangkap satu terduga teroris berinisial DE di Bekasi pada, Senin (14/8/2023).
Pihak Densus 88 juga menggeledah rumah terduga teroris tersebut di Perumahan Pesona Anggrek Harapan, Harapan Jaya, Bekasi Utara.
Dalam penggeledahan itu, Densus 88 menemukan sejumlah senjata api laras pendek dan laras panjang serta sejumlah peluru.
Petugas juga mengamankan sejumlah buku hingga ponsel milik DE.
Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Aswin Siregar, DE diduga terafiliasi ISIS.
"Barang bukti masih dihitung karena sedang penggeledahan. Ditangkap karena memiliki puluhan pucuk senjata pabrikan beserta amunisinya, diduga terafiliasi kepada ISIS," tuturnya.
Berita Terkait
-
Karyawan PT KAI Terduga Teroris di Bekasi Diciduk Densus 88, Kapolda Metro: Bendera ISIS dan 18 Senpi Disita
-
Breaking News! 18 Senjata Api Ditemukan dari Dalam Rumah Tersangka Teroris di Bekasi
-
Penampakan Senjata dan Peluru di Rumah Karyawan BUMN yang Ditangkap Densus 88, Warga: Istrinya Sedang Hamil
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Nasabah Setia Bank Sumsel Babel Lubuklinggau Dapat Kejutan Mobil Toyota Rush
-
Apa Itu Hacker Selapan? Sosok di Balik Kasus Bobol Dana BOS Hampir Rp1 Miliar di Prabumulih
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Bupati Bogor: Tidak Ada Ruang Bagi Narkoba, Sikat Hingga ke Akar!
-
Siswa Terima MBG Fresh 5 Hari, Sementara 3B dan Daerah 3T Dapat Menu Kering
-
1.256 SPPG di Indonesia Timur Disuspend, Tak Daftar SLHS dan Tanpa IPAL
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Polisi Buru 3 DPO Pembacokan Cilandak, Senjata Tajam Disembunyikan di Cirendeu
-
20 Tahun Berkarya, Maudy Ayunda Ungkap Momen Emosional saat Casting Pertama
-
Penolakan Menguat, Gus Ipul Dinilai Tak Netral Pimpin Muktamar NU