/
Selasa, 15 Agustus 2023 | 06:56 WIB
Densus 88 geledah rumah terduga teroris DE yang juga pegawai PT KAI di Bekasi, Senin (14/8/2023). ([Suara.com/Mae Harsa])

Direktur Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ahmad Nurwahid mengapresiasi tim Densus 88 Antiteror Polri yang berhasil menangkap terduga teroris berinisial DE di Bekasi, Senin (14/8/2023).

Menurutnya, penangkapan tersangka yang diketahui merupakan pegawai PT KAI itu, dapat dikategorikan sebagai sukses besar dalam pengungkapan jaringan terorisme.

Sebab, DE dinilai Ahmad bukan hanya sebagai tersangka biasa. Karena memiliki berbagai macam peran.

"Ini bisa dikategorikan, di samping pelaku sebagai ideolog, tapi juga mendonasi. Kemudian juga mentransformasikan secara ideologis, termasuk juga mempersiapkan peralatan," ujarnya dikutip dari tayangan YouTube, Selasa (15/8/2023).

"Dan yang bersangkutan sudah 2 kali melakukan latihan-latihan perang, persiapan-persiapan di Gunung Geulis di Jabar," sambungnya.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, DE disebut telah melakukan baiat kepada ISIS. Tersangka aktif melakukan propaganda di media sosial.

Yakni memberikan motivasi berjihad dan menyerukan agar bersatu dalam tujuan berjihad melalui Facebook.

DE juga disebutkan pernah mengirimkan postingan Facebook berupa poster digital berisikan teks pembaruan baiat dalam bahasa Arab dan bahasa Indonesia kepada pemimpin ISIS yaitu Abu Al Husain Al Husaini Al Quraishi. 

"Jadi di akun-akun di media sosial kan sangat terbukti bahwa yang bersangkutan tidak hanya terpapar, tapi sudah semacam influence. Karena melakukan baiat-baiat dengan amir ISI atau afialiasinya kalau di Indonesia itu, Jamaah Ansharut Daulah (JAD)," tutur Ahmad.

Baca Juga: Penampakan Senjata dan Peluru di Rumah Karyawan BUMN yang Ditangkap Densus 88, Warga: Istrinya Sedang Hamil

Sebelumnya, Densus 88 Antiteror Polri menggerebek dan menangkap satu terduga teroris berinisial DE di Bekasi pada, Senin (14/8/2023).

Pihak Densus 88 juga menggeledah rumah terduga teroris tersebut di Perumahan Pesona Anggrek Harapan, Harapan Jaya, Bekasi Utara.

Dalam penggeledahan itu, Densus 88 menemukan sejumlah senjata api laras pendek dan laras panjang serta sejumlah peluru. 

Petugas juga mengamankan sejumlah buku hingga ponsel milik DE.

Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Aswin Siregar, DE diduga terafiliasi ISIS.

"Barang bukti masih dihitung karena sedang penggeledahan. Ditangkap karena memiliki puluhan pucuk senjata pabrikan beserta amunisinya, diduga terafiliasi kepada ISIS," tuturnya.

Load More