/
Rabu, 16 Agustus 2023 | 15:27 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno dan Menteri BUMN Erick Thohir masuk dalam radar cawapres PPP. ([Instagram])

Menteri BUMN Erick Thohir baru-baru ini mendapatkan sindiran dari netizen, lantaran adanya salah satu karyawan PT KAI menjadi teroris.

Sindiran itu dilontarkan lantaran Erick Thohir mulai membahas soal Capres dan Cawapres 2024 mendatang.

Para netizen meminta kepada Erick Thohir agar tidak membahas jauh-jauh. Mereka meminta kepada menteri BUMN tersebut untuk membenahi perusahaan anak Badan Usaha Milik Negara tersebut.

Sindiran dan cibiran tersebut dilihat dari cuitan netizen di Twitter beserta komentarnya.

"Pak @erickthohir salah stu pgwai BUMN @KAI121 ditangkap Densus 88 hari ini di Bekasi. Ga main2 barang bukti yg disita, senjata beserta amunisinya, dan juga buku2 Khas ideologi Wahabi Salafi dan ISIS. Ayo Pak Erick, BUMN kita masih menjadi sarang ideolog Wahabi Salafi, bahkan tersangka teroris, ambil kebijakan sebagai bentuk tindakan Preventif," cuit akun @gagal_hijrah.

Sontak saja banyak netizen yang turut memberikan komentar pada cuitan tersebut.

"Urus Dulu BUMN, Ada Karyawan Jadi Teroris Tuh," tulis netizen.

"Mending urus yang belum dibayar gajinya aja Pak Menteri BUMN, Urusan ideologi sudah ada menteri lain yang urus kok Pak," tulis netizen.

Erick Thohir Minta Kasus Pegawai KAI Ditindak Secara Hukum

Baca Juga: Dananjaya Ditangkap Densus 88, Mertua Terduga Teroris di Bekasi: Maaf Kalau Kami Bikin Resah

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta dugaan adanya keterlibatan oknum pegawai PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI dalam kasus terorisme agar ditindak secara hukum.

"Saya sudah buat statement keras kan bahwa teroris itu adalah sesuatu hal yang tidak baik, karena itu harus kita tegakkan secara hukum," ucap Erick usai Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD Tahun 2023 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu.

Ia pun mendukung langkah KAI yang bekerja sama dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

"Tentu, apa yang sudah dilakukan KAI, saya dukung penuh," ucap Erick.

Sebelumnya, Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo menanggapi dengan positif apa yang dilakukan Densus 88 Antiteror Polri yang menangkap oknum pegawainya dengan inisial DE yang merupakan juru lansir, terkait keterlibatan terorisme.

"PT KAI mendukung kepolisian maupun aturan-aturan atau proses hukum. Kami juga akan selalu berkoordinasi dengan kepolisian," ujar Didiek kepada wartawan di Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (15/8/2023).

Load More